Seorang Wanita Diam Bukan Berarti Tidak Tahu Kebohongan Prianya, Tapi Kadang Wanita Malas Untuk Beradu Mulut

Puncak marahnya perempuan bukan kala ia ngomel - ngomel tidak jelas sembari banting benda dirumah, tetapi kala diam menahan kecewa yang tengah bergelut di hatinya.


terlebih kala laki - laki yang disebutnya suami membohonginya, hingga marah bisa jadi merupakan ungkapan yang normal. dan juga kala perempuan memilah diam, bukan berarti ia tidak ketahui kebohongan prianya, tetapi kadangkala perempuan males buat beradu mulut.

perempuan memilah diam bukan ia tidak ketahui apa yang dicoba prianya, cuma aja ia memilah menunggu pengakuan kejujuran

iya, sering - kali perempuan benar memilah diam dan juga pura - pura tidak ketahui apa yang telah dicoba prianya, karena ia pikir menunggu pengakuan kekujuran terbuka dengan sendirinya merupakan lebih baik.

namun sayangnya, laki - laki kadangkala tidak mengidentifikasi watak perempuan yang demikian, sampai - sampai kebohongan yang sepatutnya ia buka dikala itu pula malah terus menjadi ditutupnya rapat, karna berpikir wanitanya diam karena belum ketahui apa - apa.

marah dikala mengenali laki - laki yang dicintainya berbohong merupakan perihal yang normal, tetapi kadangkala perempuan memilah diam bagaikan ungkapan kecewanya

perempuan tentu marah dikala mengenali laki - laki yang dicintainya mulai tidak jujur kepadanya tentang sesuatu perihal, dan juga apakah ini merupakan perihal yang normal? tentu, karna siapapun apabila terasa kepercayaannya disia - siain hendak marah dan juga tidak terima.

cuma aja perempuan yang sudah terlanjur terasa pribadinya dikhianati, kepercayaannya diabaikan, hingga dengan sendirinya ia hendak memilah diam bagaikan ungkapan kalau kecewanya sangat besar.

hati - hati melindungi hati perempuan, karna kadangkala walaupun tujuanmu baik apabila triknya salah, hingga senantiasa ia hendak menvonismu “jahat”

oleh karna itu, hati - hatilah wahai laki - laki melindungi hati wanitamu, berushalah buat terus terbuka walaupun pada kesimpulannya hendak menyakitinya, karna kejujuran yang getir lebih baik daripada kebohongan yang manis.

terbukalah whatever itu kepada wanitamu, dan juga tidaklah ia kalian seleksi bagaikan partner tersadu bagimu dalam seluruh perihal? hingga yakinkan kalian senantiasa ingat yang demikian.

sekalipun tujuanmu baik alangkah baiknya kalian memakai trik yang baik, ialah terbuka aja, karna apabila caramu salah hingga senantiasa aja ia hendak memvonismu “jahat” karna telah membohonginya.

laki - laki wajib ketahui, siapapun wanitanya tentu lebih menggemari suatu kejujuran, walaupun itu merupakan perihal yang mugkin hendak menyakitinya

hingga laki - laki harusnya ketahui, kalau tidak satupun perempuan di dunia ini yang suka apabila pribadinya dibohongi, walaupun itu merupakan kebohongan yang kecil.

lebih tepatnya, siapapun wanitanya lebih suka hendak kejujuran, walaupun kejujuran itu pada kesimpulannya bisa jadi hendak menyakitinya. namun untuk seluruh perempuan itu lebih baik daripada wajib menelan manisnya kebohongan yang berakhir pahitnya kerasa kecewa.

karenanya, terbuka aja whatever masalahmu kepada wanitamu, karna itu lebih baik daripada kalian wajib terbuka pada perempuan lain

oleh karenanya, terbuka aja tentang whatever masalahmu kepaada perempuan yang telah kalian seleksi bagaikan istrimu, karna itu lebih baik daripada kalian wajib terbuka pada perempuan ataupun istri teman .

perempuan hendak bahagia apabila kalian senantiasa menjadikannya tempat buat berkeluh kesah dalam tiap perihal yang kalian alamiah, dan juga perempuan hendak amat sirna sekalian kecewa bila ketahui kalau kalian lebih berkeluh kesah kepada teman , terlebih apabila ia merupakan seseorang perempuan.





( Sumber : Berbagai Sumber Media Online )