Kisah Pilu Keluarga Miskin Mengais Kulit Ayam Sisa Kantin Demi Bisa Makan

Kemiskinan membikin suatu keluarga di kelantan, malaysia, lewat masa - masa yang amat susah.

keluarga siti hamidah abdul hamid cuma tergantung pada pemasukan suaminya buat menutupi pengeluaran mereka.

sementara itu, suami siti yang bernama muhamad zuhaidi safin cuma bekerja bagaikan buruh.

pemasukan laki - laki 33 tahun itu tidak cukup buat penuhi kebutuhan hidup mereka tiap hari.

tetapi tidak lalu mereka berpangku tangan menerima nasib.

buat penuhi kebutuhan makan tiap hari, keluarga siti mengais kulit ayam yang dibuang suatu kantin.

walaupun banyak yang tidak suka, perempuan 32 tahun itu berkata, kulit ayam saat ini jadi santapan ‘mewah’ sekalian kesukaan keluarganya.

tidak sanggup membeli daging ataupun ikan
siti mengaku tidak sanggup membeli daging sapi, daging ayam, ataupun ikan tiap hari karna pemasukan suaminya yang tidak seberapa.

beruntung terdapat kulit ayam yang ia miliki dari kantin di dekat suatu sekolah di kelantan.

“saya terasa sayang dengan kulit ayam yang dibuang oleh kantin tersebut. terlebih keluarga aku tidak sanggup membeli daging sapi, daging ayam, ataupun ikan tiap hari, ” katanya.

karna itu ia amat bersyukur terdapat orang yang berbaik hati membagikan kulit ayam buat diolah jadi santapan.

terpaksa makan kulit ayam walaupun tidak sehat
siti siuman kalau kulit ayam tidak baik untuk kesehatan. tetapi keluarganya tidak memiliki opsi karna miskin.

ketiga anaknya yang masih kecil terlebih lagi amat menikmati kulit ayam sisa tersebut semenjak 2 tahun yang kemudian.

“semua anak aku ialah siti aisyah (8 tahun) , norsyayidah nafisah (6 tahun) , dan juga nor syafiya nadira (3 tahun) , suka makan kulit ayam semenjak 2 tahun kemudian, ” katanya.

sedangkan itu, muhamad zuhaidi berkata kalau gajinya bagaikan buruh tidak senantiasa. ia pula wajib membayar sewa rumah mereka.

walaupun rumah yang disewa sudah reyot, muhamad zuhaidi senantiasa wajib membayar duit sewanya dekat 100 ringgit ataupun sekira rp341 ribu sebulan.

“yang amat berarti merupakan keluarga aku dapat makan dan juga senantiasa sehat, ” katanya. muhamad zuhaidi berharap keluarganya dapat memiliki rumah seorang diri sesuatu hari nanti.








( Sumber: Berbagai Informasi Online )