Kisah Menyentuh Mahasiswi Bertemu Pengemis yang Ternyata Mantan Dosen

Pernah kaget kala terdapat ayah tua memohon makan dengan bahasa inggris yang amat fasih.
dream - faye ares bisa jadi tidak hendak melupakan peristiwa dikala disapa seseorang pengemis tua di depan suatu pusat perbelanjaan.

lewat facebooknya, mahasiswi asal filipina ini menceritakan dikala bakal belanja, seketika seseorang pengemis menyapanya dari balik.

dengan sopan, pengemis tua itu berkata bahwa ia tidak memohon duit, tetapi santapan karna sudah lapar.

" jangan marah ya, maaf mengusik. aku tidak memohon duit, hanya ingin makan karna betul - betul lapar, " kata pengemis itu.

fasih berbahasa inggris
faye kaget karna trik ayah tua itu memohon tidak serupa pengemis yang lain. terlebih pengemis itu bicara dalam bahasa inggris yang amat fasih.

karna terasa kasihan, faye kesimpulannya mengajak ayah tua itu makan di restoran kilat saji di pusat perbelanjaan itu.

wanita filipina itu pula mau mengeduk rahasia tentang pengemis berumur 70 tahun yang nyatanya fasih berbahasa inggris itu.

mantan dosen di universitas terkemuka
sehabis berbincang, faye kaget karna ayah tua itu merupakan lulusan universitas ateneo manila jurusan ekonomi.

lebih mengejutkan lagi, ayah bernama jansen locsin itu sempat jadi dosen di universitas filipina.

ia sempat berbisnis di bidang perdagangan mata duit asing saat sebelum kesimpulannya jatuh bangkrut.

jansen menarangkan ia ke cebu buat melangsungkan bisnisnya. namun sayang, bisnisnya kandas.

karna tidak terdapat duit tersisa sedikitpun, jansen terlunta - lunta di cebu dan juga tidak dapat berulang ke manila.

jangan menghitung orang dari penampilan
di akhir pertemuan itu, faye membagikan sebotol air minum dan juga duit 100 peso ataupun rp25 ribu kepada jansen.

awal mulanya jansen menolak karna malu. tetapi faye memforsir jansen buat menerima pemberiannya itu.

dalam postingan itu, jansen pula menasihati faye supaya belajar serius karna ilmu itu amat berarti.

tidak hanya itu, faye pula berpesan supaya tidak menghitung orang dari penampilan luarnya karna kita tidak ketahui kehidupan sesungguhnya orang itu.

(ism, sumber: mynewshub. televisi)