Perjalanan Kehidupan Manusia Setelah Mati, Ternyata Kita Baru Menempuh Tahapan Ini

Subhanallah, inilah ekspedisi kehidupan manusia sehabis mati, nyatanya kita baru menempuh tahapan ini, mudah - mudahan dengan gambar dan juga uraian di dasar ini ini kita dapat merenungi berulang tentang tujuan kita hidup di dunia ini, aamiin

1. alam barzakh (kubur)

para salaf bersepakat tentang kebenaran adzab dan juga nikmat yang terdapat di alam kubur (barzakh) . nikmat tersebut menggambarkan nikmat yang hakiki, begitu pula adzabnya, bukan sekadar bayangan ataupun perasaan sebagaimana diklaim oleh mayoritas pakar bid’ah. persoalan (fitnah) kubur itu berlaku terhadap ruh dan juga jasad manusia baik orang mukmin ataupun kafir. dalam suatu hadits shahih disebutkan rasulullah shallallahu alaihi wasallam senantiasa berlindung kepada allah swt dari siksa kubur.

dari al - barrak bin azib radhiyallahu ‘anhu, dia menggambarkan,

kami sempat mengiringi jenazah orang anshar berbarengan rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. sesampainya di kuburan, dan juga menunggu liang lahatnya dibenahi, rasulullah duduk menghadap kiblat. kamipun duduk di dekat dia dengan khusyu, seakan di kepala kami terdapat burung.

di tangan nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terdapat ranting, dia tusukkan ke tanah setelah itu dia menengadah ke langit kemudian dia menunduk. dia ulang 3 kali. setelah itu dia bersabda,

استعيذوا بالله من عذاب القبر، مرتين، أو ثلاثا، ثم قال: اللهم إني أعوذ بك من عذاب القبر

“mintalah proteksi kepada allah dari adzab kubur. ” dia ulangi 2 ataupun 3 kali. setelah itu dia berdoa: “ya allah, saya berlindung kepada - mu dari adzab kubur. ” (3 kali).

setelah itu dia menggambarkan proses ekspedisi ruh mukmin dan juga kafir.

sebetulnya hamba yang beriman kala bakal meninggalkan dunia dan juga mengarah akhirat, turunlah malaikat dari langit, mukanya putih, mukanya serupa matahari. mereka bawa kafan dari surga dan juga hanuth (minyak wangi) dari surga. merekapun duduk di dekat mayit sepanjang mata memandang. setelah itu datanglah malaikat maut ‘alaihis salam. ia duduk di samping kepalanya, dan juga berkata, ‘wahai jiwa yang baik, keluarlah mengarah ampunan allah dan juga ridha - nya. ’ keluarlah ruh itu dari jasad, sebagaimana tetesan air keluar dari mulut ceret, dan juga langsung dipegang malaikat maut. para malaikat yang lain tidak meninggalkan meski sekejap, dan juga mereka langsung mengambilnya dari malaikat maut.

mereka memberinya kafan dan juga hanuth itu. keluarlah ruh itu dengan amat wangi serupa bau parfum amat wangi yang sempat terdapat di bumi. para malaikat inipun naik bawa ruh itu. tiap kali ketemu dengan malaikat yang lain, mereka hendak bertanya: ‘ruh siapakah yang baik ini? ’ mereka menanggapi, ‘fulan bin polan’ – dengan nama tersadu yang sempat ia pakai di dunia –. sampai hingga di langit dunia. mereka memohon supaya pintu langit dibukakan, kemudian dibukakan. mereka naik mengarah langit selanjutnya, dan juga diiringi para malaikat langit dunia. sampai hingga di langit ketujuh. setelah itu allah berfirman, ‘tulis catatan amal hamba - ku di illiyin. ’

“tahukah kalian apakah ‘illiyyin itu? (ialah) kitab yang bertulis, disaksikan oleh para malaikat”

“kembalikan hamba - ku ke bumi, karna dari bumi saya mengadakan mereka, ke bumi saya kembalikan mereka, dan juga dari bumi saya bangkitkan mereka buat kedua kalinya. ” hingga dikembalikanlah ruhnya ke jasadnya. setelah itu mayit mendengar suara sandal orang yang membawakan jenazahnya sewaktu mereka kembali sehabis pemakaman.

setelah itu datanglah 2 malaikat yang keras gertakannya. (dalam riwayat lain: rupanya gelap biru) kemudian mereka menggertaknya, dan juga mendudukkan sang mayit.

mereka bertanya: ‘siapa rabmu? ’ sang mukmin menanggapi, ‘rabku allah. ’ ‘apa agamamu? ’, tanya malaikat. ‘agamaku islam’ jawab sang mukmin. ‘siapakah orang yang diutus di tengah kamu? ’ sang mukmin menanggapi, ‘dia rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. ’ si malaikat bertanya lagi, ‘bagaimana amalmu? ’ jawab mukmin, ‘saya membaca kitab allah, aku mengimaninya dan juga membenarkannya. ’

persoalan malaikat: ‘siapa rabmu? apa agamamu? siapa nabimu? ’ inilah tes terakhir yang hendak diterima seseorang mukmin. allah membagikan keteguhan untuk mukmin buat menjawabnya, serupa firman - nya,

يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ

“allah meneguhkan (iman) orang - orang yang beriman dengan perkataan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan juga di akhirat.. ” (qs. ibrahim: 27)

sampai - sampai ia dapat menanggapi: rabku allah, agamaku islam, nabiku muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

seketika terdapat suara dari atas, “hambaku benar, bentangkan untuknya surga, beri baju surga, bukakan pintu surga untuknya. ” diapun memperoleh angin surga dan juga wanginya surga, dan juga kuburannya diluaskan sepanjang mata memandang.

setelah itu datanglah orang yang mukanya amat bagus, pakaiannya bagus, baunya wangi. ia berkata, ‘kabar gembira dengan suatu yang menyenangkanmu. laporan gembira dengan ridha allah dan juga surga nan penuh kenikmatan abadi. inilah hari yang dahulu kalian dijanjikan. ’ sang mayit dengan keheranan bertanya, ‘semoga allah pula berikan laporan gembira buat kamu. siapa kamu, muka kamu mendatangkan kebaikan? ’ orang yang berwajah bagus ini menanggapi, ‘saya amal sholehmu. ’ [suhnahallah.. , amal shaleh yang menemani kita di kesepian, menemani kita di kuburan]

setelah itu dibukakan untuknya pintu surga dan juga pintu neraka. kala memandang ke neraka, di informasikan kepadanya: ‘itulah tempatmu bila kalian bermaksiat kepada allah. dan juga allah gantikan kalian dengan tempat yang itu. ’ setelah itu sang mayit menoleh ke arah surga.

memandang janji surga, sang mayit berdoa: ‘wahai rabku, segerakanlah kiamat, supaya saya dapat berjumpa berulang ke keluarga dan juga hartaku. ’ kemudian di informasikan kepadanya: ‘tenanglah. ’

sedangkan hamba yang kafir, kala bakal meninggalkan dunia dan juga mengarah akhirat, turunlah para malaikat dari langit, yang bengis dan juga keras, mukanya gelap, mereka bawa masuh (kain yang tidak aman dipakai) dari neraka. mereka duduk di dekat mayit sepanjang mata memandang. setelah itu datanglah malaikat maut, dan juga duduk di samping kepalanya. ia memanggil, ‘wahai jiwa yang busuk, keluarlah mengarah murka allah. ’

ruhnya ketakutan, dan juga terpencar ke suluruh ujung badannya. kemudian malaikat maut menariknya, sebagaimana gancu bercabang banyak ditarik dari wol yang basah. sampai - sampai membikin putus pembuluh darah dan juga ruang tulang. dan juga langsung dipegang malaikat maut. para malaikat yang lain tidak meninggalkan meski sekejap, dan juga mereka langsung mengambilnya dari malaikat maut. setelah itu diberi masuh yang mereka membawa. ruh ini keluar dengan bawa bau yang amat busuk, serupa busuknya bau bangkai yang sempat terdapat di wajah bumi. merekapun naik bawa ruh ini. tiap kali mereka melewati malaikat, malaikat itupun bertanya, ‘ruh siapah yang kurang baik ini? ’ mereka menanggapi, ‘fulan bin fulan. ’ – dengan nama yang amat kurang baik yang sempat ia pakai kala di dunia – sampai mereka hingga di langit dunia. setelah itu mereka memohon dibukakan, tetapi tidak dibukakan. kala itu, rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman allah,

لَا تُفَتَّحُ لَهُمْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَلَا يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى يَلِجَ الْجَمَلُ فِي سَمِّ الْخِيَاطِ

(orang yang mendustakan ayat - ayat kami dan juga menyombongkan diri terhadapnya) , tidak hendak dibukakan untuk mereka pintu - pintu langit dan juga tidak (pula) mereka masuk surga, sampai unta masuk ke lubang duri. (qs. al - a’raf: 40)

setelah itu allah berfirman, ‘tulis catatan amal hamba - ku di sijjin, di bumi yang amat dasar. ’ setelah itu dikatakan, ‘kembalikan hamba - ku ke bumi, karna saya telah menjanjikan kalau dari bumi saya mengadakan mereka, ke bumi saya kembalikan mereka, dan juga dari bumi saya bangkitkan mereka buat kedua kalinya. ’ setelah itu ruhnya dilempar sampai jatuh di jasadnya. setelah itu rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca firman allah,

وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاءِ فَتَخْطَفُهُ الطَّيْرُ أَوْ تَهْوِي بِهِ الرِّيحُ فِي مَكَانٍ سَحِيقٍ

barangsiapa mempersekutukan suatu dengan allah, hingga merupakan dia seolah - olah jatuh dari langit kemudian disambar oleh burung, ataupun diterbangkan angin ke tempat yang jauh. (qs. al - haj: 31)

setelah itu ruhnya dipulangkan ke jasadnya, sampai - sampai ia mendengar suara sandal orang mengiringi jenazahnya kala kembali meninggalkan kuburan. setelah itu datanglah 2 malaikat, gertakannya keras. merekapun menggertak sang mayit dan juga mendudukkannya. mereka bertanya: ‘siapa rabmu? ’ sang kafir menanggapi, ‘hah.. hah.. aku gak ketahui. ’ ‘apa agamamu? ’, tanya malaikat. ‘hah.. hah.. aku gak ketahui, ’ jawab sang kafir. ‘siapakah orang yang diutus di tengah kamu? ’ sang kafir tidak kuasa menyebut namannya. kemudian ia digertak: “namanya muhammad! ! ”, sang kafir cuma dapat berkata, ‘hah.. hah.. aku gak ketahui. aku hanya mendengar orang - orang bilang serupa itu. ’ diapun digertak lagi: “kamu tidak ketahui dan juga tidak ingin ketahui. ” seketika terdapat suara dari atas, “hambaku dusta, bentangkan untuknya neraka, bukakan pintu neraka untuknya. ”

diapun memperoleh panasnya neraka dan juga toksin neraka. kuburnya disempitkan sampai tulang - tulangnya berantakan. kemudian datanglah orang yang mukanya amat kurang baik, berbaju kurang baik, baunya serupa bangkai. ia berkata: ‘kabar kurang baik untukmu, inilah hari dimana dahulu kau dijanjikan. ’ sang mayit kafirpun menanggapi, ‘kabar kurang baik pula untukmu, siapa kalian? wajahmu mendatangkan keburukan. ’ orang ini menanggapi, ‘saya amalmu yang kurang baik. ’ – allahul musta’an, amal kurang baik itu terus menjadi menyesakkan pelakunya di lahatnya – setelah itu ia diserahkan kepada makhluk yang buta, tuli, dan juga bisu. ia bawa pentungan! andaikan dipukulkan ke gunung, tentu hendak jadi debu. setelah itu barang itu dipukulkan ke mayit kafir, dan juga ia jadi debu. kemudian allah kembalikan serupa semula, dan juga diapun memukulnya lagi. ia berteriak amat keras, dapat didengar oleh seluruh makhluk, kecuali jin dan juga manusia. kemudian dibukakan untuknya neraka dan juga disiampkan tempatnya di neraka. diapun meminta: ‘ya rab, jangan engkau tegakkan kiamat. ’

hadis ini diriwayatkan ahmad 18543, abu daud 4753, syuaib al - arnauth melaporkan, sanadnya shahih.

2. peniupan sangkakala

sangkakala merupakan terompet yang ditiup oleh malaikat israfil yang menunggu kapan diperintahkan allah swt. tiupan yang kesatu hendak mengejutkan manusia dan juga membinasakan mereka dengan kehendak allah swt, spt dipaparkan pada  (AL) qur’an :

“dan ditiuplah sangkakala hingga matilah seluruh yang di langit dan juga di bumi, kecuali apa yang dikehendaki oleh allah swt” ( qs. az zumar : 68 ).

tiupan ini hendak mengguncang segala alam dengan guncangan yang keras dan juga hebat sampai - sampai mengganggu segala lapisan alam yang sempurna ini. dia hendak membikin gunung jadi rata, bintang bertabrakan, matahari hendak digulung, kemudian hilanglah sinar segala benda - benda di alam semesta. sehabis i tu kondisi alam semesta berulang serupa dini penciptaannya.

allah swt menggambarkan kedahsyatan dikala kehancuran tersebut sebagaimana firman - nya : ” hai manusia, bertakwalah kepada tuhanmu; sebetulnya kegoncangan hari kiamat itu merupakan sesuatu peristiwa yang amat besar (dahsyat). (ingatlah) pada hari (kala) kalian memandang kegoncangan itu, lalailah seluruh perempuan yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan juga gugurlah isi seluruh perempuan yang berbadan dua, dan juga kalian amati manusia dalam kondisi mabuk, sementara itu sesungguhnya mereka tidak mabuk, hendak namun adzab allah itu amat keras” (qs.  (AL) hajj: 1 - 2).

sebaliknya pada tiupan sangkakala yang kedua merupakan tiupan buat membangkitkan segala manusia:

“dan tiupan sangkakala (kedua) , hingga seketika mereka keluar dengan lekas dari kuburnya (mengarah) kepada rabb mereka. (qs. yaa siin : 51).

rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “kemudian ditiuplah sangkakala, dimana tidak seorangpun tersisa kecuali seluruhnya hendak dibinasakan. kemudian allah swt merendahkan hujan serupa embun ataupun bayang - bayang, kemudian tumbuhlah jasad manusia. setelah itu sangkakala yang kedua ditiup berulang, dan juga manusia juga bermunculan (bangkit) dan juga berdiri”. (hr. muslim).

3. hari kebangkitan

“pada hari kala mereka dibangkitkan allah seluruhnya, kemudian diberitakannya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. allah mengumpulkan (mencatat) perbuatan itu, sementara itu mereka telah melupakannya. dan juga allah maha melihat seluruh sesuatu”. (qs.  (AL) mujadilah : 6)

pada hari kebangkitan ini segala manusia hendak dibangkitkan dalam 3 kelompok, ialah:

kelompok yang berkendaraan
kelompok yang berjalan kaki
kelompok yang berjalan dengan wajahnya

terdapat salah seseorang teman yang menanyakan, gimana dapat sekelompok tersebut berjalan dengan mukanya, setelah itu muhammad menanggapi “allah yang menjadikan mereka berjalan dengan kaki, tentu sanggup membikin mereka berjalan dengan muka. ”

wujud umat manusia di hari kebangkitan

nabi muhammad bersabda, “wahai muadz, sebetulnya engkau bertanyakan suatu yang amat besar. terdapat 12 kelompok umatku hendak dihalau ke padang mahsyar. mereka seluruhnya itu allah maha kuasa tukarkan, tidak serupa mereka hidup kala didunia. ” kalangan itu merupakan serupa berikut:

pertama

dibangkitkan dari kubur dengan kondisi tanpa tangan dan juga berkaki. mereka merupakan orang yang kala di dunia dahulu suka mengusik tetangganya.

kedua

dibangkitkan dari kubur dengan kondisi berbentuk babi hutan. mereka merupakan orang yang kala hidupnya meringankan malas dan juga lalai dalam salat.

ketiga

dibangkitkan dari kubur dengan kondisi keledai, mereka sebaliknya perut membengkak serupa gunung dan juga di dalamnya penuh dengan ular dan juga kalajengking. meraka ini merupakan orang yang enggan membayar zakat.

keempat

dibangkitkan dari kubur dengan kondisi darah memancut keluar dari mulut mereka. mereka ini merupakan orang yang berdusta di dalam jual beli.

kelima

dibangkitkan dari kubur dengan kondisi berbau busuk lebih daripada bangkai. mereka ini merupakan orang yang melaksanakan maksiat sembunyi - sembunyi kerana cemas dilihat orang, namun tidak cemas kepada allah.

keenam

dibangkitkan dari kubur dengan kondisi leher mereka terputus. mereka merupakan orang yang jadi saksi mata palsu.

ketujuh

dibangkitkan dari kubur tanpa memiliki lidah dan juga dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. meraka itu merupakan orang yang enggan berikan kesaksian di atas kebenaran.

kedelapan

dibangkitkan dari kubur dengan kondisi terbalik ialah kepala kebawah dan juga kaki keatas, dan farajnya keluarkan nanah yang mengalir serupa air. meraka merupakan orang yang berbuat zina dan juga mati tanpa pernah bertaubat.

kesembilan

dibangkitkan dari kubur dengan kondisi muka gelap hitam dan juga bermata biru dan perutnya dipadati api. mereka itu merupakan orang yang memakan harta anak yatim dengan trik zalim.

kesepuluh

dibangkitkan dari kubur dengan kondisi badan mereka penuh dengan sopak dan juga kusta. mereka merupakan orang yang durhaka kepada orang tuanya.

kesebelas

dibangkitkan dari kubur dengan kondisi buta, gigi mereka memanjang serupa tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar hingga ke dada dan juga lidah mereka terjulur memanjang hingga ke perut. perutnya pula menggelebeh sampai ke paha dan juga keluar berbagai kotoran. mereka merupakan orang yang minum arak.

keduabelas

dibangkitkan dari kubur dengan kondisi muka yang bersinar - sinar bercahaya laksana bulan purnama. mereka lewat titian sirath serupa kilat yang menyambar. mereka merupakan orang yang beramal soleh dan juga banyak berbuat baik, senantiasa menghindari perbuatan durhaka, mereka memelihara salat 5 waktu, kala wafat dunia kondisi mereka bertaubat dan juga menemukan ampunan, kasih sayang dan juga keridhaan allah.

4. padang mahsyar

“ (ialah) pada hari (kala ) bumi ditukar dengan bumi yang lain dan juga (demikian pula) langit dan juga mereka seluruhnya di padang mahsyar berkumpul menghadap ke hadirat allah yang maha esa lagi maha perkasa”. (qs. ibrahim: 48).

hasr merupakan pengumpulan segala mahluk pada hari kiamat buat dihisap dan juga diambil keputusannaya. lamanya di padang mahsyar merupakan satu hari yang berbanding 50. 000 tahun di dunia. allah berfirman:

“malaikat - malaikat dan juga jibril naik (menghadap) kepada rabb dalam satu hari yang kadarnya 50. 000 tahun. (qs.  (AL) maarij: 4).
karna sangat lamanya hari itu, manusia terasa hidup mereka di dunia ini cuma serupa satu jam aja.

dan juga (ingatlah) hendak hari (yang di waktu itu) allah mengumpulkan mereka, (mereka terasa di hari itu) seakan - akan mereka tidak sempat berdiam (di dunia) kecuali cuma sesaat aja di siang hari. (qs. yunus: 45).

“dan pada hari terbentuknya kiamat, bersumpahlah orang - orang yang berdosa, kalau mereka tidak berdiam (dalam kubur) melainkan sesaat saja” (qs. arruum: 55).

ada juga orang yang beriman merasakan lama pada hari itu serupa waktu antara dhuhur dan juga ashar aja. subhanallah.

kondisi orang kafir dikala itu sebagaimana firman - nya. ”orang kafir mau seandainya dia mampu menebus pribadinya dari adzab hari itu dengan anak - anaknya, dengan istri dan saudaranya, dan juga kalangan familinya yang melindunginya kala di dunia, dan juga orang - orang di atas bumi seluruhnya, setelah itu (mengharapkan) tebusan itu mampu menyelamatkannya”. (qs. alma’arij: 11 - 14).

di padang mashyar nanti bendera - bendera dipasang oleh pemimpin - pemimpin kebenaran dan juga di bawahnya ada barisan - barisan pengikutnya. bendera itu dipasang dan juga dikibarkan oleh :

bendera liwaus shidqi (kebenaran) dikibarkan oleh abu bakar al - shiddiq untuk seluruh orang yang benar dan juga jujur hendak berposisi di dasar bendera tersebut.
bendera fuqaha’ buat mu’adz bin jabal untuk seluruh orang yang alim fiqih hendak berposisi dan juga berbaris di dasar bendera panji - panji ini.
bendera zuhud buat abu dzar al - ghiffari untuk seluruh manusia yang menjiwai dan juga membudi energi dengan zuhud hendak berposisi di dasar bendera ini.
bendera dermawan buat utsman bin affan untuk para dermawan hendak berposisi di bawahnya.
bendera syuhada buat ali bin abi thalib untuk tiap orang yang mati syahid sama berbaris di dasar bendera ini.
bendera qurra’ buat ubay bin ka’ab untuk para qari’ sama berbaris di dasar bendera panji - panji ini.
bendera mu’adzin buat bilal bin rabah untuk para mu’adzin hendak berposisi pada barisan di dasar bendera ini.
bendera orang - orang yang dibunuh dengan aniaya buat husain bin ali untuk orang - orang yang dibunuh dengan aniaya hendak berposisi di dasar bendera ini.

5. syafa’at

syafaat ini spesial cuma buat umat muslim, dengan ketentuan tidak berbuat syirik besar yang menimbulkan kepada kekafiran. ada juga untuk orang musyrik, kafir dan juga munafik, hingga tidak terdapat syafaat untuk mereka.

syafaat ini dikasih rasulullah shallallahu alaihi wasallam kepada segala umat islam (dengan izin dari allah swt).

tidak hanya itu terdapat pula syafaat yang dikasih langsung oleh allah, terdapat 7 kalangan manusia yang memperoleh syafaat spesial dari allah ini:

penguasa/ pemimpin yang adil.
seseorang anak muda yang memulai keremajaannya dengan beribadah kepada allah.
seseorang lelaki yang hatinya dipertautkan dengan masjid - masjid.
2 orang yang silih cinta - mencintai karna allah, ialah yang keduanya berkumpul dan juga berpisah kerana allah.
seseorang lelaki yang kala dirayu oleh perempuan bangsawan lagi rupawan, kemudian dia menanggapi: “sesungguhnya saya cemas kepada allah”.
seseorang yang keluarkan sedekah dan juga dirahasiakan, hingga tangan kirinya tidak mengenali apa yang diperbuat oleh tangan kanannya itu (maksudnya ia bersedekah dan juga tidak menggambarkan sedekahnya itu kepada teman ).
seseorang yang berzikir kepada allah di tempat yang sepi, sampai - sampai kedua matanya mencucurkan air mata. ”

6. hisab

pada sesi (fase) ini, allah swt menampilkan amal - amal yang mereka perbuat dan juga perkataan yang mereka lontarkan, dan seluruh yang terjalin dalam kehidupan dunia baik berbentuk keimanan, keistiqomahan ataupun kekafiran.

tiap manusia berlutut di atas lutut mereka. “dan kalian amati masing - masing umat terpanggil buat (memandang) novel catatan amalnya. pada hari itu kalian diberi balasan terhadap apa yang kalian kerjakan. (qs.  (AL) jatsiah: 28).

umat yang kesatu kali dihisab merupakan umat muhammad shallallahu alaihi wasallam, kita umat yang terakhir tetapi yang kesatu dihisab. yang kesatu kali dihisab dari hak - hak allah pada seseorang hamba merupakan shalatnya, lagi yang kesatu kali diadili diantara manusia merupakan urusan darah.

allah swt berkata kepada orang kafir : “dan kalian tidak melaksanakan sesuatu pekerjaan melainkan kami jadi saksi mata atasmu diwaktu kalian melakukannya”. (qs. yunus: 61). segala anggota tubuh pula hendak jadi saksi mata.

allah bertanya kepada hamba - nya tentang apa yang telah dia kerjakan di dunia : “maka demi rabbmu, kami tentu hendak menanyai mereka seluruh tentang apa yang hendak mereke kerjakan dahulu”. ( (AL) hijr: 92 - 93).

seseorang hamba hendak ditanya tentang perihal : usianya, masa mudanya, hartanya dan juga amalnya dan juga hendak ditanya tentang nikmat yang dia nikmati.

7. pembagian catatan amal

manusia hendak merenima novel catatan amal yang telah dicoba kala di dunia. amal - amal tersebut setelah itu ditimbang di atas mizan ataupun neraca. benda siapa yang berat amal kebaikannya hendak dimasukkan ke surga dan juga yang ringan kebaikannya hendak dimasukkan ke neraka. apabila novel (catatan) itu berat amal kebaikkannya hendak diterima tangan kanan, kebalikannya apabila novel itu berat amal kejahatannya hendak diterima tangan kiri. setimpal dengan firman allah al - isra ayat 71,

“ingatlah sesuatu hari yang dikala itu kami panggil masing - masing umat dengan pemimpinnya, dan juga benda siapa yang dikasih kitab amalannya di tangan kanannya hingga mereka ini hendak membaca kitab itu, dan juga mereka tidak dianiaya sedikitpun. ” (al - isra ayat 71)

firman allah dalam al - insyiqaq ayat 7 – 12:

“maka ada juga orang yang diberi kitabnya dari arah kanannya, hendak diperhitungkan amal perbuatannya dengan gampang, dan juga berulang kepada ahlinya riang gembira. ada juga orang yang dikasih kitab amalannya dari arah kirinya ia hendak hadapi kesengsaraan, dan juga dimasukakan kedalam neraka sa’ir. ” (al - insyiqaq ayat 7 – 12)

pada detik - detik terakhir hari perhitungan , tiap hamba hendak diberi kitab (amal) nya yang mencakup lembaran - lembaran yang lengkap tentang amalan yang telah dia kerjakan di dunia.

 (AL) kitab di mari menggambarkan lembaran - lembaran yang berisi catatan amal yang ditulis oleh malaikat yang ditugaskan oleh allah swt.

manusia yang baik amalnya sepanjang di dunia, hendak menerima catatan amal dari sebelah kanan. sebaliknya manusia yang kurang baik amalnya hendak menerima catatan amal dari balik dan juga sebelah kiri, spt pada firman allah berikut ini:

“adapun orang yang dikasih kitabnya dari sebelah kanannya, hingga dia hendak ditilik dengan pengecekan yang gampang, dan juga dia hendak berulang kepada kaumnya (yang bersama beriman) dengan gembira. ada juga orang yang dikasih kitabnya dari balik, hingga dia hendak berteriak : “celakalah aku”, dan juga dia hendak masuk ke dalam api yang menyala - nyala (neraka) ”, (qs.  (AL) insyiqaq: 8 - 12) .

“adapun orang yang dikasih kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, hingga ia mengatakan: ”wahai alangkah baiknya rasanya tidak dikasih kepadaku kitabku (ini) , dan juga saya tidak mengenali apa hisab terhadap diriku. wahai rasanya kematian seperti itu yang menuntaskan seluruh suatu. hartaku sekali - kali tidak berikan khasiat kepadaku. telah lenyap kekuasaanku dariku” (allah berfirman) : “peganglah ia kemudian belenggulah tangannya ke lehernya”, setelah itu masukkanlah ia ke dalam api neraka yang menyala - nyala”. (qs.  (AL) haqqah: 25 31).

8. mizan

mizan merupakan apa yang allah letakkan pada hari kiamat buat menimbang amalan hamba - hamba - nya. allah berfirman : “dan kami hendak memasang timbangan yang pas pada hari kiamat, hingga tiadalah seseorang dirugikan walaupun sedikitpun. dan juga bila (amalan itu) cuma seberat biji sawipun tentu kami mendatangkan (pahala) nya. dan juga cukuplah kami bagaikan pembuat perhitungan”. (qs.  (AL) anbiya: 47)

sehabis tahapan mizan ini, untuk yang kafir, dan juga mereka yang melaksanakan perbuatan syirik hendak masuk neraka.

sebaliknya umat muslim yang lain, hendak lewat sesi berikutnya ialah telaga

9. telaga

umat muhammad shallallahu alaihi wasallam hendak menghadiri air pada telaga tsb. benda siapa minum dari telaga tsb hingga dia tidak hendak haus selamanya. tiap nabi memiliki telaga tiap - tiap. telaga rasulullah shallallahu alaihi wasallam lebih besar, lebih agung dan juga lebih luas dari yang lain, sebagaimana sabdanya :

sebetulnya tiap nabi memiliki telaga dan juga sebetulnya mereka berlomba buat memperoleh lebih banyak pengikutnya di antara mereka dan juga sebetulnya nabi muhammad mngharapkan supaya menjadikan pengikutnya yang lebih banyak (hr. bukhari muslim).

sehabis telaga, umat muslim hendak ke sesi berikutnya ialah sesi tes keimanan seorang. butuh dicatat kalau orang kafir dan juga orang yang berbuat syirik sudah masuk neraka (sehabis sesi mizan, serupa dipaparkan di atas).

10. tes keimanan seseorang

sepanjang di dunia, orang munafik nampak serupa orang beriman karna mereka menampakkan keislamannya. pada fase inilah kepalsuan iman mereka hendak dikenal, antara lain sinar mereka redup. mereka tidak sanggup bersujud sebagaimana sujudnya orang mukmin. dikala digiring, orang - orang munafik ini merengek - rengek supaya orang - orang mukmin menunggu dan juga menuntun jalannya. karna dikala itu betul - betul hitam dan juga tidak terdapat petunjuk kecuali sinar yang terdapat pada badan mereka.

allah swt berfirman, ”pada hari kala orang - orang munafik pria dan juga wanita mengatakan kepada orang - orang beriman: ”tunggulah kami biar kami mampu mengambil sebahagian dari cahayamu”. dikatakan (kepada mereka) : ”kembalilah kalian ke balik dan juga carilah seorang diri sinar (untukmu) ”. kemudian diadakan diantara mereka bilik yang memiliki pintu. di sebelah dalamnya terdapat rahmat da di sebelah luarnya dari sana terdapat siksa. (qs.  (AL) hadid: 13).

sehabis ini umat muslim yang lolos hingga sesi tes keimanan seorang ini, hendak lewat shirat.

11. shirat

shirath merupakan jmbatan yang dibentangkan di atas neraka jahannam, buat diseberangi orang - orang mukmin mengarah jannah (surga).

sebagian hadits tentang shirath

sebetulnya rasulullah shallallahu alaihi wasallam sempat ditanya tentang shirath, hingga dia mengatakan : tempat menggelincirkan, di atasnya terdapat besi penyambar dan juga pengait dan juga tanaman berduri yang besar, dia memiliki jarum yang membahayakan serupa yang terdapat di najd yang diucap tumbuhan sud’an. (hr. muslim)

“telah hingga kepadaku bahwasanya shirath itu lebih tipis dari rambut dan juga lebih tajam dari pedang”. (hr. muslim)

“ada yang melewati shirath laksana kejapan mata dan juga terdapat yang serupa kilat, terdapat yang serupa tiupan angina, terdapat yang terbang serupa burung dan juga terdapat yang menyamai orang yang mengendarai kuda, terdapat yang selamat seratus %, terdapat yang lecet - lecet dan juga terdapat pula yang ditenggelamkan di neraka jahannam”. (hr. bukhari muslim)

yang amat kesatu menyebarangi shirath merupakan nabi muhammad shallallahu alaihi wasallam dan juga para pemimpin umat dia. dia bersabda : “aku dan juga umatku yang amat kesatu yang diperbolehkan melewati shirath dan juga kala itu tidak terdapat seorangpun yang bicara, kecuali rasul dan juga rasul berdo’a ya allah selamatkanlah, selamatkanlah. (hrbukhari).

jembatan yang menghubungkan mahsyar dengan surga, bagi penjelasan teman abu said, “jembatan ini lebih kecil dari rambut dan juga lebih tajam dari pedang. ”

rasulullah sempat bersabda: “sesungguhnya allah telah menghasilkan shirath yang berposisi di atas neraka, ialah jembatan yang terletak di tengah - tengah neraka jahannam yang amat licin dan juga mampu menggelincirkan. jembatan ini memiliki 7 gardu (pos) , yang tiap gardu jaraknya sama dengan ekspedisi 3000 tahun, seribu tahun berbentuk tanjakan yang besar, seribu tahun berbentuk dataran, dan juga seribu tahun berbentuk lereng yang curam. ia lebih kecil dan juga lembut dari pada rambut, lebih tajam dari pada pedang, dan juga lebih hitam dibanding malam yang pekat. tiap gardu memiliki 7 cabang, tiap cabang wujudnya bagai panah yang ujungnya tajam. duduklah tiap hamba di atas tiap gardu tersebut dan juga ditanyakan kepadanya tentang perintah - perintah allah. ”

manusia yang kesatu kali menginjakkan kakinya di shirath merupakan muhammad, ia hendak mengetuai kumpulan - kumpulan umatnya. kumpulannya dibagi jadi 10 penggalan, ialah:

kumpulan kesatu sukses melintasi serupa kilat yang memancar.

kumpulan kedua melintasi serupa angin yang kencang.

kumpulan ketiga melintasi serupa kuda yang baik.

kumpulan yang keempat serupa burung yang pantas.

kumpulan yang kelima berlari.

kumpulan keenam berjalan.

kumpulan ketujuh berdiri dan juga duduk karna mereka dahaga dan juga penat. dosa - dosa terpikul di atas balik mereka. muhammad menyudahi di atas shirath. tiap kali, muhammad memandang seseorang dari umatnya bergelayut di atas shirath, setelah itu dia hendak menarik tangannya dan juga membangunkan ia berulang.

kumpulan kedelapan menarik muka - muka mereka dengan rantai karna sangat banyak kesalahan dan juga dosa mereka. untuk yang kurang baik, mereka hendak menyeru: “wahai muhammad! ” muhammad setelah itu mengatakan: “tuhan! selamatkan mereka! tuhan! selamatkan mereka”!

kumpulan kesembilan dan juga kesepuluh tertinggal di atas shirath, mereka tidak diizinkan buat menyeberang.

dikatakan kalau, di pintu surga, terdapat pokok yang memiliki banyak dahan. bilangan dahannya tidak terkira cuma allah aja yang mengenali. (butuh atensi) anak anak yang mati belum baligh terdapat seorang diri tempatnya ialah  (AL) a’raaf

untuk umat muslim yang sukses lewat shirath tersebut, hendak ke sesi berikutnya jembatan.

12. jembatan

jembatan disini, bukan shirath yang posisinya di atas neraka jahannam. jembatan ini dibentangkan sehabis orang mukmin sukses melewati shirath yang berposisi di atas neraka jahannam.

rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : “seorang mukmin hendak dibebaskan dari api neraka, kemudian mereka diberhentikan di atas jembatan antara jannah (surga) dan juga neraka, mereka hendak silih diqhisash antara satu sama yang lain atas kezhaliman mereka di dunia. sehabis mereka bersih dan juga terbebas dari segalanya, barulah mereka diizinkan masuk jannah. demi dzat yang jiwa muhammad ditangan - nya, seseorang diantara kamu lebih kenali tempat tinggalnya di jannah daripada tempat tinggalnya di dunia”. (hr. bukhari).

sehabis melewati jembatan ini barulah orang mukmin masuk surga.

demikianlah ekspedisi kehidupan manusia sehabis mati, nyatanya kita baru menempuh tahapan ini, mudah - mudahan kita seluruh selamat dunia akhirat, aamiin





( sumber: http:// blogshah. com/perjalanan-kehidupan-manusia-setelah-mati/ )