MASYA ALLAH.. Jenazah Guru Ngaji Ini Tetap Utuh Meski Telah Dikubur Selama 35 Tahun.

Untuk manusia yang masih hidup, suatu perihal yang amat aneh sekalian ajaib kala mengalami sesuatu jenazah yang masih utuh walaupun telah dikubur sepanjang bertahun - tahun. tetapi peristiwa ini tidaklah rekaan semata karna betul - betul nyata di indonesia.

salah satunya merupakan jenazah syamsudin yang telah wafat semenjak 35 tahun yang kemudian. walaupun sudah dikubur amat lama, tetapi jenazah syamsudin masih nampak utuh.

kejadian ini terjalin kala para penggali kubur menggali tanah yang berposisi di sisi makam syamsudin guna mengubur jenazah lain. kala sudah cukup dalam, salah seseorang penggali kubur bernama siwuk menciptakan kain kafan yang masih utuh pas di dasar makam syamsudin. nyatanya kala diselidiki, jasadnya juga masih utuh.

dikenal kalau syamsudin menggambarkan seseorang guru ngaji di desa jebres, solo. tidak cuma itu aja, dia pula menggambarkan seseorang petani yang mempraktikkan nilai - nilai keagamaan dalam kehidupannya.

benar pemasukan seseorang guru ngaji bukanlah besar, paling utama berposisi di area pedesaan. walaupun demikian, syamsudin amat sabar dalam menempuh kehidupannya. dengan pemasukan yang seadanya, bapak dari 3 anak ini berupaya menafkahi keluarganya dengan layak.

wujud syamsudin di mata warga sangat ramah dan juga sopan santun. tidak heran bila dia begitu dikasihi oleh warga dekat. terlebih lagi mengarahkan ilmu agama buat kanak - kanak di kampung tersebut.

saat ini sehabis jasadnya ditemui dalam kondisi utuh, kerasa kagum terus menjadi nampak terhadap wujud guru ngaji tersebut.

kisahnya juga terus menjadi tersebar kala siwuk ataupun margiono menggambarkan peristiwa temuan kain kafan utuh tersebut kepada warga.

siwuk pula berkata kalau di dikala orang - orang padat jadwal dengan pertanian, syamsudin sudah memilah buat jadi guru ngaji walaupun dia tidaklah lulusan pesantren.

“pak syamsudin dahulu guru ngaji. santrinya dari golongan warga miskin dan juga dasar yang mau belajar alqur’an. tempat pengajiannya di rumah, kadang di mushola. ia perintis guru ngaji di masa itu, ” pungkas siwuk.




( sumber: http:// blogshah. com/jenazah-guru-ngaji-ini-tetap-utuh-meski-telah-dikubur-selama-35-tahun/ )