Masya Allah!!! Diganggu Anak Saat Sholat,Ternyata Hal ini Menyimpan Hikmah yang Sangat Besar..!!

Tentu sewaktu kecil kamu sempat melaksanakan perihal ini ? ngaku saja..

kanak - kanak benar belum paham apa yang lagi dicoba oleh orang tuanya, mereka menyangka yang dicoba orang tuanya merupakan lagi bermain bersamanya. sampai - sampai mereka berupaya menganggunya

tentu terdapat kerasa jengkel dan juga gusar pada dikala itu, namun begitu itu jadi sesuatu perihal yang amat indah. dan juga perihal yang sama sempat dirasakan oleh nabi muhammad saw,

di informasikan oleh syaddad bin hadi, kala itu rasulullah mengimami shalat di siang hari –dhuhur ataupun ashar. dalam shalatnya ketika itu, dia menyertakan salah satu cucunya –hasan ataupun husain. syaddad ketika itu ikut jadi makmum dalam shalat tersebut.

nabi saw meletakkan cucunya (di samping dia) , kemudian dia bertakbir. ” shalat juga didirikan. setelah itu, dia melamakan salah satu sujud dalam rakaat tersebut.

disebutkan dalam hadits yang dikeluarkan oleh imam ahmad ini, “beliau melamakan salah satu sujudnya, sampai - sampai saya mengangkut kepalaku. ”maksudnya, syaddad menganggkat kepala karna mengira kalau rasulullah sudah bangun dari sujud dengan suara yang lirih sampai - sampai syaddad tidak mendengar suara rasul.

nyatanya, rasulullah saw masih dalam kondisi sujud. tetapi, “aku memandang anak itu (cucu nabi) tengah berposisi di atas punggung rasulullah saw. ” lantaran nabi masih dalam kondisi sujud, syaddad juga berulang ke posisi sujud serupa sedia ketika.

sesudah shalat, para teman bertanya kepada rasulullah saw sebagaimana disebutkan dalam hadits yang dikeluarkan pula oleh imam an - nasa’i ini, “wahai rasulullah, dalam salah satu sujudmu tadi, engkau sujud dengan lama, ” demikian kata teman. lanjut mereka, “sehingga kami mengira terdapat suatu yang terjalin. apakah terdapat wahyu yang lagi diturunkan kepadamu? ”

jawab si nabi lugas, “semua itu tidak terjalin, ” hendak namun, lanjut dia, “anakku (cucuku) ini telah menaiki punggungku. ” jadi, seperti itu sebab kenapa baginda rasulullah saw melamakan salah satu sujudnya. pungkas dia mencerahkan, “sehingga saya tidak mau memotongnya hingga dia puas. ”begitulah kasih sayang rasulullah saw yang sempurna. dia sangat memerhatikan kondidi psikis kanak - kanak, juga dalam shalatnya.

dia betul - betul membikin perasaan kanak - kanak aman dengan perlakuan yang sangat lembut. dalam tiap perbuatan ataupun aksi tentu terdapat hikmahnya, persitiwa serupa ini hendak membikin anak kita jadi mengerti dan juga paham apa yang dicoba orang tuanya dan juga bersamaan bertambahnya umur mereka hendak menirukan dan juga menjajaki apa yang dicoba orang tuanya.






( sumber : http: //www. wajibbaca. com/2017/09/apa - kalian - pernah - lakukan - hal - ini. html )