Belajar Berfikir Secara Positif dari Kisah Norman Kamaru, Dari Artis Jadi Tukang Bubur

Bukan kandas, tetapi cuma dini dari kesuksesan

dunia benar berbalik, allah menguji tiap hamba nya, sering - kali dikasih kenikmatan kemudian diberi kesengsaraan, dan juga kebalikannya, tetapi bergantung gimana kita menyikapinya, allah menguji pula tentu terdapat dalihnya, apakah hamba nya sanggup menuntaskan tes itu, ataukah malah mundur..


baca pula : dokter ini menangisi tewasnya bunda yang melahirkan sehabis 14 tahun tidak dapat hamil

norman kamaru. dahulu dia cuma seseorang polisi berpangkat briptu. lalu, suatu video lipsync membikin namanya populer ke segala penjuru indonesia. mumpung lagi terkenal, dia juga meniti karir di bidang intermezo, dan juga rela dipecat dari kepolisian.

sebagaimana yang kita ketahui norman kamaru telah kandas di dunia intermezo. tetapi berulang berdinas di kepolisian juga sudah tidak bisa jadi menurutnya. kesimpulannya, dia “terpaksa” jadi penjual bubur di jakarta, buat menghidupi keluarganya.

tentu, tiap orang dapat memiliki anggapan yang berbeda - beda menimpa kejadian ini. baik anggapan yang positif ataupun negatif.

walaupun hidup aku tidak “stragis” norman, tetapi seluruh pengalaman hidup sepanjang ini membikin aku berupaya lebih bijak dalam memandang ekspedisi hidup laki - laki asal gorontalo ini.

baca pula : " jangan keramas, terlebih keluar rumah, pamali, ini belum 40 harinya bapakmu "

dia kandas di dunia intermezo, tidak bisa jadi lagi masuk kepolisian. apakah ini tanda - tanda kegagalan?

bagi aku, belum tentu. aku juga sebagian kali berupaya bermacam berbagai bisnis. banyak yang kandas, banyak yang ambruk duluan saat sebelum berupaya.

dan juga saat ini, aku terasa senang dan juga bersyukur, karna kesimpulannya dapat ketemu bisnis yang betul - betul setimpal dengan passion dan juga panggilan jiwa aku yang sesungguhnya.

teman boleh berkata norman telah kandas. tetapi untuk aku, ia cuma belum menciptakan jalur sukses terbanyak dalam hidupnya.

di dalam perjuangan buat menciptakan jalur sukses terbanyak tersebut, kita benar acapkali kandas, tersesat, hadapi kejadian getir, dan juga seterusnya.

baca pula : " jangan lambat - laun di kamar mandi, bukannya seger nanti malah jadi kelihaan tua dari umurmu "
jadi, aku kira tidak butuh “meledek” profesi norman dikala ini. malah, keputusannya buat berjualan bubur menggambarkan suatu opsi pas, bagi aku. dia saat ini jadi entrepreneur. siapa ketahui, sesuatu dikala nanti ia dapat kaya raya dari berjualan bubur.

begitulah hampir, renungan aku di dikala membaca berita terkini menimpa norman kamaru.

oleh jonru







( sumber: http:// www. wajibbaca. com/2017/10/belajar-berfikir-secara-positif-dari. html )