ASTAGFIRULLLAH, 5 Tanda Nyata Bukti Kedatangan Dajjal, Tapi Tak Banyak Yang Tahu Bahwa Kiamat Sebentar Lagi

Bisa jadi banyak dari kita yang merasakan kalau dunia ini terus menjadi tidak bersahabat. kita mulai teringat dengan akhir era. ya, dimana bumi dan juga seisinya hendak sirna. terlebih lagi, ala semesta juga turut sirna. tidak hendak terdapat satu makhluk hidup juga yang dapat bertahan hidup.

nah, saat sebelum seluruh itu terjalin, kita hendak kehadiran seorang yang jadi musuh nyata manusia. dia mempunyai misi yang sangat kurang baik pada manusia, ialah menyesatkan mereka, sampai - sampai berpaling dari allah subhanahu wa ta’ala. dialah dajjal, yang dalam riwayat dikatakan mempunyai mata satu.

kita tidak sempat ketahui kapan dajjal hendak datang. tetapi, kita dapat mengenali kedatangannya lewat tanda - tandanya. inilah 5 ciri nyata fakta kehadiran dajjal tetapi tidak banyak yang ketahui kalau kiamat sebentar lagi :

5. menurunnya danau tiberias

salah satu fenomena alam yang mencirikan kemunculan dajjal merupakan menurunnya danau tiberias. secara geografis wilayahnya terletak di palestina dan juga suriah, tetapi dikala ini sudah dipahami oleh israel. sungai yang diucap pula dengan sungai galilee ini saat ini dipakai oleh penduduk israel buat pertanian, perkebunan, air minum dan juga sanitasi.

ironisnya, sungai ini debitnya saat ini makin menurun. perihal ini diakibatkan karna rendahnya curah hujan di daerah tersebut, dan populasi masyarakat israel yang malah hadapi kenaikan.

perihal ini tentu bukan jadi musibah untuk masyarakat israel aja. tetapi pula umat islam, alasannya dengan keringnya danau tiberias, jadi ciri kalau wujud yang tidak di idamkan hendak lekas timbul. ya dajjal laknatullah…

hadist riwayat imam muslim dari fatimah binti qais kalau dia radhiallahu ‘anhu mengatakan kalau seseorang yang bernama tamim ad - dari menghadiri nabi menggambarkan tentang pertemuannya dengan dajjal. tamim berlayar sepanjang 30 hari dan juga terdampar di suatu pulau di arah timur matahari.

di pulau tersebut tamim berjumpa dengan wujud yang bernama dajjal dan juga mempertanyakan hal - hal danau tiberias.

“beritakan kepadaku tentang danau tiberias! ’ kami juga mengatakan, ‘tentang apanya yang mau engkau tahu? ’ ia mengatakan, apakah di situ terdapat airnya? ’ kami menanggapi, ‘danau itu banyak airnya, ‘dia mengatakan, ‘ketahuilah airnya tidak lama lagi hendak habis. ” (hadist riwayat imam muslim)

4. terjalin kekeringan sepanjang 3 tahun

saat sebelum kemunculan dajjal, kejadian alam yang hendak terjalin merupakan kekeringan panjang. 3 tahun saat sebelum kemunculannya, allah swt hendak menahan air dari langit - nya.

keadaan ini terjalin secara bertahap. dimana pada tahun kesatu, allah menahan sepertiga dari air hujannya, pada tahun kedua, langit hendak menahan 2 pertiga dari air hujannya, dan juga tahun ketiga, langit hendak menahan air hujan seluruhnya.

tidak terbayangkan keadaan pada dikala itu, mengingat air menggambarkan sumber kehidupan makhluk hidup yang terdapat di bumi.

nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “tiga tahun saat sebelum keluarnya ad - dajjal, langit hendak menahan sepertiga dari air hujannya, dan juga bumi menahan sepertiga dari tumbuh - tumbuhannya. pada tahun yang kedua, langit hendak menahan 2 pertiga dari air hujannya dan juga bumi hendak menahan 2 pertiga dari tumbuh - tumbuhannya. pada tahun yang ketiga langit hendak menahan air hujan seluruhnya dan juga bumi pula hendak menahan tumbuh - tumbuhan seluruhnya. ” (hr ahmad – dengan sanad laa ba’sa bihi)

tahap - tahap yang terjalin ini memperlihatkan gimana skema pergantian hawa yang terjalin di bumi. tetapi, bila manusia biasa menyebutnya pergantian hawa, hingga sesungguhnya itu merupakan kuasa allah swt yang menahan rezeki berbentuk air.

3. terjalin kelaparan panjang

dapat diyakinkan apa yang terjalin sehabis kekeringan. nyatanya, manusia hendak hadapi kelaparan hebat. alasannya, tanpa air, tanaman dan juga ternak tidak mampu bertahan hidup.

terlebih, sudah dipaparkan dalam hadist di atas kalau allah memerintahkan bumi buat menahan tumbuh - tumbuhan buat berkembang di atasnya.

“sesungguhnya 3 tahun saat sebelum kemunculan ad - dajjal, di tahun kesatu, langit menahan sepertiga air hujannya, bumi menahan sepertiga hasil tumbuhannya, dan juga ditahun kedua, langit menahan 2 pertiga air hujannya, dan juga bumi pula menahan 2 pertiga hasil tanamannya. dan juga di tahun ketiga langit menahan seluruh

yang terdapat padanya dan juga begitu pula bumi, sampai - sampai binasalah tiap yang mempunyai gigi pemamah dan juga kuku. ” (“kisah dajjal” - syaikh muhammad nashiruddin al - albani; pustaka imam asy - syafi’i; hlm. 92).

arti dari binasalah tiap yang mempunyai gigi pemamah dan juga berkuku merupakan hewan yang mampu berikan protein untuk manusia. hewan - hewan serupa kambing, domba, sapi kerbau dan juga unta hendak binasa karna mereka pula tidak mempunyai santapan buat bertahan hidup.

gimana dengan santapan kalangan mukmin? allah swt hendak mencukupkan perut mereka dengan santapan seperti santapan penunggu langit (malaikat). nabi muhammad saw bersabda yang artinya

“akan namun mereka membaca tasbih dan juga mensucikan allah, dan juga seperti itu santapan dan juga minuman kalangan beriman dikala itu, tasbih dan juga taqdis. ” (hr. abdul razzaq, ath - thayalisi, ahmad, ibnu asakir)

2. terjalin perselisihan dan juga fitnah

“aku kabarkan berita gembira menimpa al - mahdi yang diutus allah ke tengah ummatku kala banyak terjalin perselisihan antar - manusia dan juga gempa - gempa. dia hendak penuhi bumi dengan keadilan dan juga kejujuran sebagaimana sebelumnya dipadati dengan kese - wenang - wenangan dan juga kezaliman. ” (hr ahmad)

nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengisyaratkan terdapatnya 2 prakondisi menjelang diutusnya imam mahdi ke tengah ummat islam.

kedua prakondisi tersebut yakni kesatu, banyak terjalin perselisihan antar - manusia dan juga kedua, terbentuknya gempa - gempa. subhaanallah.

bila kita lihat keadaan dunia dikala ini sudah amat sarat dengan perselisihan antar - manusia, baik yang bertabiat antar - pribadi ataupun antar - kelompok. demikian pula dengan fenomena gempa sudah amat besar frekuensi berlangsungnya baru - baru ini.

1. penyakit dan juga musibah alam terus menjadi merajalela

wabah penyakit meluas semenjak dulu sampai saat ini telah jadi momok yang menakutkan untuk kehidupan manusia. apabila terjalin penyebarannya dalam jumlah skala besar hingga ke segala penjuru dunia, perihal itu pula jadi tanda - tanda dekatnya kiamat, sebagaimana telah disebutkan di dalam suatu hadis rasulullah saw:

“di antara isyarat kiamat merupakan munculnya bermacam penyakit meluas yang menyebabkan banyak di antara kamu wafat (karenanya) serupa matinya kambing di tempatnya. ”

penyebaran wabah penyakit mematikan dalam skala besar dulu benar sempat terjalin di wilayah ‘amwas (penggalan wilayah palestina) dekat tahun 18 h. penyebarannya pula merambat hingga ke segala pelosok negara syam.

waktu itu tercatat lebih dari 25. 000 orang wafat dunia akibat penyakit meluas tersebut, tercantum pula di dalamnya yang turut jadi korban merupakan segenap para teman nabi muhammad saw. di antara mereka ada tokoh teman yang cukup populer, ialah abu ubaidah amir bin al - jarrah ra.

diriwayatkan dari salamah bin nufail as - sakuni radhiyallahu anhu, dia mengatakan:

كُنَّا جُلُوسًا عِنْدَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. (وَذَكَرَ الْحَدِيْثَ وَفِيْهِ) وَبَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ مُوتَانٌ شَدِيدٌ وَبَعْدَهُ سَنَوَاتُ الزَّلاَزِلِ

“kami sempat duduk - duduk berbarengan rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam… (kemudian dia menuturkan haditsnya) dan juga saat sebelum kiamat terdapat 2 kematian yang amat dahsyat, dan juga setelahnya terjalin tahun - tahun yang dipadati dengan gempa bumi. ” (musnad imam ahmad)

al - haitsami mengatakan, “diriwayatkan oleh ahmad, ath - thabrani, al - bazzar dan juga abu ya’la, perawi - nya tsiqah. ” majma’uz zawaa - id (vii/306)

perihal ini diperkuat dengan riwayat dari ‘abdullah bin hawalah radhiyallahu anhu, dia mengatakan:

وَضَعَ رَسُـوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْ عَلَى رَأْسِي - أَوْ عَلىَ هَامَتِي - فَقَالَ: يَا ابْـنَ حَوَالَةَ! إِذَا رَأَيْتَ الْخِلاَفَةَ قَدْ نَزَلَتِ الأَرْضَ الْمُقَدَّسَةَ، فَقَدْ دَنَتِ الزَّلاَزِلُ وَالْبَلاَيَـا وَاْلأُمُورُ الْعِظَامُ، وَالسَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ أَقْرَبُ إِلَى النَّاسِ مِنْ يَدَيَّ هَذِهِ مِنْ رَأْسِكَ

“rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan kedua tangannya di atas kepalaku, kemudian dia mengatakan, ‘wahai ibnu hawalah! bila engkau memandang kekhilafahan telah turun di atas bumi - bumi yang disucikan, hingga telah dekatlah gempa, musibah dan juga masalah - masalah besar, dan juga hari kiamat dikala itu lebih dekat kepada manusia daripada dekatnya kedua tanganku ini dari kepalamu. ’” (musnad ahmad)





( sumber: http:// blogshah. com/5-tanda-nyata-bukti-kedatangan-dajjal-tapi-tak-banyak-yang-tahu-bahwa-kiamat-sebentar-lagi/ )