Wahai Kaum Muslim, Tolong Jangan lagi dilakukan !! Saat Bersujud, Jangan Meniru Anjing!

Ini peringatan keras untuk segala umat islam yang lagi sholat tetapi gayanya serupa anjing.

sebagaimana diriwayatkan dari teman anas bin malik, nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda,

" seimbanglah di dalam sujud, dan juga janganlah seorang dari kalian menghamparkan kedua lengannya serupa terhamparnya (kaki) anjing. " (hr bukhari nomor. 822 dan juga muslim nomor. 493)

menarangkan hadits diatas, imam an - nawawi rahimahullah mengatakan, " hikmah melaksanakan trik serupa itu merupakan buat mendekatkan pada watak tawadhu.

tidak hanya itu sujud yang benar merupakan kala dahi dan juga hidung betul - betul menempel ataupun melekat pada permukaan tanah. trik sujud serupa itu hendak menjauhkan diri dari watak malas.

butuh dikenal, trik sujud dengan lengan melekat ke tanah itu menyerupai
anjing yang menghamparkan kaki depannya.

keadaan lengan serupa itu pula merupoakan suatu tanda - tanda orang tersebut menyepelehkan sholat dan juga kurang atensi terhadap sholatnya. wallahu alam.

dilarang duduk serupa anjing

tidak hanya sujud serupa style anjing, larangan yang lain merupakan duduk serupa anjing.

sebagaimana diriwayatkan dari abu hurairah radhiyallahu anhu, dia mengatakan,

" asulullah shallallahu alaihi wa sallam melarangku dari 3 perihal (dalam sholat) : mematuk (sujud) serupa patukan ayam jantan, duduk iqa serupa iqa anjing, dan juga menoleh serupa tolehan serigala. " (hr. ahmad 2/265, hasan lighairihi, sahih at - targhib nomor. 555)

imam an - nawawi rahimahumullah melaporkan, iqa itu terdapat 2 berbagai. yang satu dibenci, ialah serupa duduknya anjing; dan juga yang kedua sunnah, ialah duduk meletakkan pantat di atas 2 tungkak (pada waktu duduk di antara 2 sujud).

duduk sunnah itu sebagaimana diriwayatkan oleh ibnu abbas dan juga ibnu umar radhiyallahu anhuma, dan juga seperti itu yang dicoba oleh nabi sallallahu alaihi wa sallam.






( sumber : https:// hikmahmuslimahmu. blogspot. com/2017/06/wahai-kaum-muslim-tolong-jangan-lagi. html )