Ternyata 12 Alasan Ini yang Bikin Seseorang Malas Untuk Datang ke Acara Buka Bersama

Tidak sedikit umat muslim yang berkomentar kalau bulan puasa merupakan bulan yang amat istimewa dalam satu tahun kalender lantaran terdapat deretan aktivitas seru dan juga ekslusif yang dapat dicoba spesial di bulan yang suci ini.

hunting takjil, shalat tarawih, seru - seruan bangunin orang sahur, amal ibadah yang dilipatgandakan, maen meriam bambu, dan juga pastinya buka berbarengan alias bukber.

bukber ini udah seperti ritual harus yang mesti dijabanin. bukan hanya buat anak muda saja loh, mereka yang udah berumur paruh baya pula gak ingin ketinggalan buat kumpul dan juga makan bareng sama kawan - kawan lamanya. dengan terdapatnya kegiatan bukber ini, mereka berharap tali silaturahmi mampu terus dilindungi dan juga terus menjadi erat.

tetapi, terdapatkah sisi negatif dari aktivitas yang satu ini? nyatanya terdapat, banyak malahan. berangkat dari persoalan tersebut, di dasar ini hendak kami uraikan perihal kurang baik yang biasa terjalin dalam kegiatan buka berbarengan. alasan - alasan di dasar ini pula yang buat seorang males buat ikutan bukber. ini ia alesannya!

1. buka berbarengan itu buat dompet lebih cepet sekarat saat sebelum waktunya
tidak seluruh orang di bundaran pertemanan kita mapan secara finansial. dapat jadi terdapat sebagian sahabat kita yang sesungguhnya lagi berhemat di bulan puasa ini.

mereka “terpaksa” ikutan karna cemas dicap anti - sosial dan juga manusia tidak beradab. sampai - sampai, gak heran bahwa mereka lazimnya pesen paket santapan yang lebih murah dibanding kebanyakan dan juga tidak tidak sering pula mereka gak mesen sama sekali.

2. banyak undangan bukber
masih berkaitan dengan poin kesatu soal mengirit pengeluaran. undangan kegiatan bukber gak hanya dateng dari satu pihak aja. temen sma, temen kuliah, temen smp, temen sd, sampe temen tk pula dapat jadi ngadain kegiatan bukber.

belum tercantum undangan bukber dari komunitas, komunitas fans bola, penggemar motor, ataupun barangkali komunitas mlm. beuh! bahwa gak pinter milih prioritas, bisa - bisa honor kalian sebulan abis buat makan - makan doang.

3. jadi ajang pamer status sosial dan juga finansial
kalian siuman gak sih bahwa kegiatan bukber ini sering - kali jadi ajang silih pamer. terdapat aja sahabat yang dengan bangganya mengumumkan bahwa mereka sudah dinaikan jadi pns lah, diterima kerja di bank kenamaan lah, ataupun bisa jadi udah sempet umrah ke tanah suci.

sementara itu, saat sebelum memberitahukan perihal serupa ini, mereka sepatutnya memikirkan kondisi dan juga perasaan sahabatnya yang lain. jenis temen seperti ini senantiasa sukses buat temen lain pada minder dan juga buat kegiatan bukber jadi gak seru.

4. gak seluruh orang suka dengan tempat keramaian
lazimnya indikasi ini menjangkiti kalangan intovert. bukannya tidak suka menjalakan komunikasi dengan manusia lain, cuma aja mereka sering risih kala berposisi dalam satu tempat berbarengan banyak orang, terlebih orang asing.

normal aja sahabat serupa ini (ataupun malah kita seorang diri) condong tidak banyak bicara kala kegiatan berlangsung dan juga maunya lekas menyelesaikan bukber tersebut kemudian kembali ke rumah dan juga selonjoran di kursi sembari maen ps.

5. bukannya silih bercengkerama, temen - temen malah padat jadwal sama gawainya masing - masing
coba perhatiin deh, bersamaan kian mutahir dan juga terjangkaunya fitur komunikasi, kegiatan bukber malah jadi kian gak asik. kebanyakan condong lebih banyak menghabiskan waktunya dengan smartphone seorang diri.

chattingan sama teman , padat jadwal potret - potret dan juga unggah di account media sosial, pembaharuan status, ataupun yang lebih parah, malah maen permainan.

masih mending bahwa media sosial mereka hanya facebook, belum keitung instagram, twitter, path, pinterest, whatsapp, line, bbm. bahwa gitu sih, ya udah bukber saja ama smartphone tiap - tiap.

6. cemas ketemu mantan
untuk sebagian sahabat, ketemu mantan cocok bukber itu lebih nyeremin dibanding ditagih utang. niatan suci buat mempererat persahabatan seketika buyar kala berjumpa si mantan.

terdapat sepercik kerasa yang belum lenyap, terdapat pula seonggok cerita kelam yang masih membekas di relung hati kalian yang terdalam.

bahwa udah begini? momen awkward dan juga salah tingkah gak hendak dapat dihindari. ya udah deh, jangan heran bahwa 2 insan manusia seperti ini tidak sering ngomong dari dini sampe akhir kegiatan.

7. asik sama geng sendiri
harusnya kan bukber itu jadi kegiatan kumpul seluruh susunan kelas, bukan silih memisahkan diri. tetapi, terdapat aja sebagian temen yang condong lebih asik ngabisin waktu sama gengnya seorang diri.

geng ini merupakan geng lama mereka yang dahulu dibangun cocok masih sekolah ataupun kuliah. lengkap dengan namanya yang konyol.

geng usil lah, geng genit lah, geng rempong pula terdapat. jadinya, mereka yang gak memiliki geng kepaksa deh ngabisin waktu sendirian.

8. jadi sarang gosip
gak tidak sering kegiatan yang semestinya sakral ini tumbangnya jadi ajang pergunjingan. bukannya menjadikan bukber bagaikan momen yang pas buat silih berbagi keseruan dan juga masa - masa seru era dahulu, terdapat aja “oknum” sahabat yang gemar melontarkan gosip murahan.

dan juga yang lebih parahnya lagi, korban gosipnya tersebut gak jauh dari sahabat seorang diri. utamanya mereka yang kebetulan tidak dapat muncul di kegiatan tersebut.

topik gosipnya macem - macem, dapat jadi soal ia yang cocok nikah gak ngundang, ngecap sombong temen yang gak dateng, ngetawain temen yang masih pengangguran, ataupun topik lain yang dapat diperuntukan olahan cablakan.

9. kerap kelewat shalat
atas nama keseruan bersilaturahmi dan juga kenikmatan makan berbarengan di atas satu meja, kita kerap melupakan kewajiban yang satu ini. shalat. baik itu shalat maghrib, isya, dan juga terlebih tarawih.

masih mending sih cocok abis bukber langsung kembali supaya dapat laksanain 2 shalat terakhir itu. tetapi kan pada praktiknya acapkali gak seperti gitu. terdapat kegiatan “sekunder” sehabis bukber yang buat kita gak lezat hati kalo gak turut.

entah itu nangkring di kafe, jalan - jalan ke mall, atawa nonton ke bioskop. sampai - sampai, kewajiban shalat juga terlewatkan begitu aja. apakah perbuatan ini disengaja ataupun tidak? entahlah.

10. acaranya monoton terus
dateng, duduk, makan, potret - potret, aplod instagram, jangan kurang ingat nge - tag temen, rehat ngerokok, ngegosip pula, terus kembali. rata - rata rincian aktivitas bukber kalian pula muter - muter di sana, kan?

tidak sering terdapat temen yang inisiatif buat kegiatan bukber yang lebih berkesan dan juga nyatanya beda ama bukber - bukber yang lain. “lah, emang kegiatan bukber yang beda itu yang seperti gimana? ”

tau dah, tetapi kayaknya kegiatan bukber merangkap arisan ataupun bukber di mcd dimc - in badut kayaknya dapat jadi ilham seru buat kalian.

11. mengapa bukber bahwa masing - masing hari ketemu?
nah, ini keblinger ini. misalkan kalian bukber sama temen kuliah kalian, cocok kalian masih berstatus mahasiswa pula. intisari bukber itu kan menautkan berulang tali silaturahmi yang barangkali telah usang ataupun butuh dianyam berulang.

lah, bahwa bukbernya ama temen yang udah kerap banget ketemu? emang kalian gak bosen? bahwa seperti gitu sih, daripada cape - cape ngatur bukber, ya udah mending kalian nangkring saja di warung kopi ataupun kantin kampus cocok lagi nunggu agenda kuliah. tetapi, di luar bulan puasa yaa.

12. gak seluruh orang mampu dateng
gak bisa jadi pula kan temen - temen kalian seluruhnya tinggal di satu komplek perumahan? terdapat yang ngekos di luar kota, terdapat yang udah berumah tangga di provinsi seberang, terdapat pula lagi stay tune di luar negara lantaran dapet beasiswa keterima di universitas ternama.

nyaris mustahil kerasanya ngordinir seiisi kelas buat dateng seluruh. bahwa udah ini sih, kegiatan bukber amat diikutin ama sedikit orang dan juga orangnya yang itu - itu saja pula.

seperti itu 12 sebab mengapa orang pada ogah buat ikutan bukber. seluruh poin di atas diambil langsung dari pengalaman penulis dan curhatan kawan - kawannya.

jadi, jangan sangat sungguh - sungguh dalam mengolah, kami tidak menghasut kalian buat gak turut kegiatan buka berbarengan. kami cuma menegaskan biar kalian mampu berlagak bijak dalam bersilaturahmi. jangan hingga aktivitas ini malah bawa kerugian buat kalian.






( sumber: boombastis. com )