Fahri Hamzah: Negara Makin Bimbang, Rasa Keadilan Hilang, Mungkin Karena Banyak Hutang

Negeri kian bingung.. . .
ketiadaan ide yg luas.. .
bisa jadi karna banyak hutang.. .
kerasa keadilan lenyap..

jangan halalkan seluruh trik buat terlihat toleran.. .

isu jual pandangan hidup sama dengan jual agama yg mereka kritik.. . kandas kasi makan nasi kasi makan pandangan hidup.. .

sudah tuntas masa ketakutan jadi bisnis negeri.. . ini masa kebebasan.. keberanian merupakan masa depan indonesia.. .

bila rakyat terlihat terus menjadi liar hingga itu hasil dari kebebasan.. . liar lebih baik dari diam jadi beban.. .

kita terencana mendisain negeri berpenduduk leluasa merdeka dan juga tanpa kerasa cemas kepada negeri.. . kebebasan terencana kita cipta..

kebebasan dan juga kemerdekaan tidak aja mimpi manusia namun ketentuan untuk peradaban masa depan..

donasi pada peradaban cuma dapat dipersembahkan oleh manusia merdeka yang berpikir maju ke depan..

bila kebebasan ingin dicari jalannya hingga sisa lain dari
demokrasi wajib ditegakkan, ialah hukum.. . berlaku adillah.. .

trik melawan anarki kebebasan bukan dengan melarang kebebasan dengan berperan represif dan juga otoriter.. . ini mental lamaa.. .

trik mengalami kebebasan merupakan dengan menegakkan hukum seadil - adilnya tanpa pandang bulu.. . tanpa pandang sara.. .

bila negeri telah menegakkan hukum dengan adil hingga seluruh keberagaman dan juga kebhinnekaan hendak jadi berkah.. .

tetapi bila hukum dan juga keadilan kandas ditegakkan hingga perbandingan kita hendak jadi musibah.. .

pergolakan sara bukan karna terdapat kelompok yang secara permanen dituduh bagaikan penjahat.. . itu salah!

sumber ketidaktenangan merupakan kegagalan negeri menegakkan hukum dan juga keadilan secara nyata dan juga kasat mata.. .

penegak hukum dan juga negeri tidak aja wajib adil namun wajib terlihat adil.. . secara kasat mata dan juga mengirim pesan yang sama.. .

kalau seluruh masyarakat negeri seiring peran dalam hukum dan juga pemerintahan.. . (pasal 27 uud45)

jadi kita jangan perkenankan negeri bergerak jadi otoriter berulang.. . berulang ke masa hitam.. .

jadi kita jangan ingin negeri merampas kebebasan kita berulang serupa dahulu.. . bukan itu jawabannya.. .

jawabannya merupakan kapasitas negeri buat menegakkan hukum dan juga keadilan yang wajib ditingkatkan.. bukan merampas kebebasan.. .

*dari twit @fahrihamzah (juni 2017)








( sumber: http:// www. portal-islam. id/2017/06/fahri-hamzah-negara-makin-bimbang-rasa. html )