TRAGIS !!! “Kalau Reklamasi Dihentikan, Ah0k akan Dig0r0k Rame-rame oleh Para Taipan”

Mantan anggota dpr ri, ahmad yani angkat bicara terpaut perilaku gubernur dki basuki tjahaja purnama (Ah0k) yang begitu ‘ngotot’ tidak ingin menghentikan reklamasi teluk jakarta.

dikenal, yani dan juga Ah0k sebelumnya bersama sempat duduk di ‎komisi iii dpr ri pada periode 2009 - 2014.

‎‎”‎saya 2 tahun bareng Ah0k di dpr, aku ketahui betul gimana ia. ia ini tidak jujur - jujur sangat, tidak bagus - bagus sangat, tidak terdapat kelebihannya, ” kata yani serupa yang di lansir oleh teropongsenayan, jakarta, senin (25/4/2016).

politisi ppp ini menghitung, kengototan Ah0k buat senantiasa melanjutkan reklamasi mampu dimengerti dan juga cukup beralasan.
karena, kata yani, bila megaproyek yang saat ini sudah berjalan tersebut seketika dihentikan hingga para taipan yang sudah mengantongi izin proyek reklamasi hendak marah besar. ‎

“Ah0k ini koruptor sejati. ‎memangnya free membagikan izin reklamasi? m‎ungkin betul ia tidak main apbd, ‎tetapi ia merampok melalui pengembang - pengembang itu, ”‎ jelas yani.

“jadi, mengapa Ah0k ngotot rekamasi, jawabnya karna Ah0k sudah mampu setor yang angkanya amat fantastis, ” cerah ia. ‎

“kalau proyek reklamasi ini dihentikan ataupun kandas, Ah0k hendak digorok rame - rame oleh para taipan. ”

sebelumnya, ‎ dikenal Ah0k sering naik pitam dikala disinggung wacana penghentian proyek reklamasi di teluk jakarta. karena, kata ia, penghentian proyek reklamasi dapat menimbulkan pribadinya digugat oleh para pengembang.

“kita tidak dapat berhentikan, dapat di - ptun (digugat) kita, ” kata Ah0k.

hasil rapat berbarengan antara pemerintah pusat dan juga pemerintah provinsi dki jakarta pada senin kemudian memutuskan proyek reklamasi di teluk jakarta dihentikan sedangkan.

tujuannya penghentian buat memenuhi seluruh persyaratan dan juga perizinan setimpal yang diatur dalam undang - undang yang jadi acuan.

pemerintah pusat lewat menteri koordinator maritim rizal ramli melaporkan sepanjang ini terdapat tumpang tindih peraturan. tumpang tindihnya peraturan dinilai jadi pemicu tidak terdapatnya kewajiban yang jelas terpaut perizinan yang wajib dipadati saat sebelum penerbitan izin penerapan.

oleh karna itu, dia menegaskan peraturan yang seharunya jadi acuan merupakan peraturan terkini setimpal hierarki yang berlaku di indonesia.

“undang - undang lebih besar hierarkinya dari keppres ataupun perpres. peraturan yang lama tentu dikalahkan undang - undang yang baru, kecuali terdapat pasal - pasal pengecualiannya, ” ucap rizal ramli.

walaupun diputuskan dihentikan sedangkan, gubernur dki jakarta basuki tjahaja purnama berkeyakinan reklamasi yang sepanjang ini sudah dicoba tidak menyalahi syarat.

dia menghitung dihentikannya sedangkan proyek reklamasi teluk jakarta lebih diakibatkan tumpang tindih peraturan.

“supaya polemik tuntas, kita setuju reklamasi tidak terdapat yang salah. tidak terdapat yang salah dengan proyek reklamasi. tidak terdapat cerita reklamasi hendak menenggelamkan jakarta, tidak terdapat cerita ikan pada mati. saat ini kita siuman terdapat tumpang tindih peraturan, ” kata Ah0k.



( Sumber: http:// islampolitik9. blogspot. co. id/2017/03/tragis-kalau-reklamasi-dihentikan-Ah0k. html )