Subhanallah !! Inilah Yang Terjadi Pada Ruh Manusia Saat Dimandikan, Baca Dan Bagikan.

Kala ajal tiba menjelang, hingga terputus sudah seluruh urusan di dunia. manusia hendak mengarah alam barzah dan juga menunggu datangnya hari kiamat. mereka yang masih hidup, mempunyai kewajiban buat mengurus jenazah.

mulai dari memandikan, mengkafani, mensalatkan, sampai membawakan ke liang lahat. dari banyak prosesi ini, memandikan jenazah lah yang amat susah. karna itu, tidak sedikit pihak keluarga yang mengundang pemandi jenazah buat mensterilkan keadaan mayit.

nyatanya, terdapat peristiwa yang dipaparkan rasulullah saw kala proses pemandian mayit. ruh jenazah tersebut memanggil dengan suara didengar segala makhluk, kecuali jin dan juga manusia. serupa apa? berikut ulasannya.

kitab karya imam abdirrahin bin ahmad al - qadhiy menarangkan tentang gimana sakitnya kala menempuh proses sakaratul maut. sehabis malaikat izrail sudah menuntaskan tugasnya, hingga badan yang sudah jadi jenazah hendak dimandikan, buat setelah itu dikafani, disalatkan dan juga dimakamkan.

dikisahkan oleh aisyah ra, kala itu, dia tengah menunggu suaminya rasulullah saw berulang ke rumah. dia mengucapkan salam dan juga setelah itu berdiri buat menyongsong si nabi kecintaan allah tersebut.

“duduklah di tempatmu, tidak harus berdiri wahai ummul mukminin, ” begitu ucap rasulullah saw.

rasulullah saw setelah itu ikut duduk berbarengan aisyah dan juga setelah itu meletakkan kepalanya di pangkuan istrinya tersebut. aisyah lalu mencari uban pada jenggot rasulullah dan juga menciptakan 19 helai rambut yang sudah memutih.

aisyah setelah itu berpikir dalam hatinya, " sebetulnya baginda hendak meninggalkan dunia
ini saat sebelum saya sampai - sampai tetaplah satu umat yang ditinggalkan olehnya nabinya. " hingga dia juga menangis sampai - sampai mengalir air matanya jatuh menitis pada muka baginda rasulullah.

siuman terserang tetasan air mata istrinya, rasulullah juga setelah itu terbangun dari tidurnya. “wahai ummul mukminin, apa yang membuat kamu menangis? “tutur rasulullah saw.

aisyah ra setelah itu menggambarkan apa yang dia rasakan sehabis memandang uban - uban rasulullah saw tersebut.

“tahukah kalian, keadaan apakah yang amat menyusahkan untuk mayit? ” kata rasulullah saw.

“tidak terdapat keadaan yang amat menyusahkan atas diri mayit dari dikala keluar dari rumahnya, kanak - kanak yang ditinggalkan berposisi di belakangnya, dan menangisinya, ” kata rasulullah.

“itu benar menyakitkan, tetapi masih terdapat lagi yang jalur pedih dari itu, ” sahut rasulullah saw. “tidak terdapat keadaan yang lebih berat atas diri mayit dari dikala ia dimasukkan dalam liang lahat dan juga dikubur dibawah tanah, para saudara, anak dan juga istrinya meninggalkannya kembali. sehabis itu datanglah malaikat munkar dan juga nakir dalam kuburnya, ” ucap aisyah.

baginda setelah itu tersenyum simpul mendengar jawaban istrinya ini. dia lalu menarangkan kalau sebetulnya dikala yang amat berat untuk mayit merupakan kala datangnya “tukang memandikan mayit. ”

pemandi jenazah lazimnya hendak membebaskan cincin yang digunakan sang mayit, membebaskan pakaiannya setelah itu memandikannya. dikala itu, ruh hendak menjerit kokoh dimana suaranya mampu didengar oleh segala makhluk kecuali jin dan juga manusia.

“apa yang diserukan oleh ruh itu ya rasulullah? “ tanya aisyah.

“hai tukang memandikan, demi allah saya meminta kepadamu supaya engkau mencopot pakaianku dengan pelan - pelan, karna sebetulnya dikala ini saya lagi rehat dari sakitnya pencabutan nyawa dari malaikat maut, “ begitu ungkap rasulullah saw.

aisyah setelah itu terus menjadi penasaran, “lalu apa yang diserukan lagi oleh ruh …? “tanya aisyah ra lagi.

“hai tukang memandikan, demi allah jangan engkau tuangkan air panas, jangan engkau pakai air panas dan juga jangan pula air dingin, sebetulnya jasadku telah dibakar karena dicabutnya nyawaku, “papar rasulullah saw.

“lalu kala dimandikan, apa yang diserukan oleh ruh itu …? “tanya aisyah ra lagi.

dan juga kala dimandikan, ruh itu mengatakan, “demi allah, hai tukang memandikan, janganlah engkau pegang diriku sangat kokoh, sebetulnya jasadku masih terluka karna keluarnya nyawa, “tutur rasulullah saw.

mudah - mudahan data ini menaikkan kerasa cemas kita kepada allah swt. bila mempunyai rujukan yang lebih lengkap, silakan membagikan informasi pada kolom yang sudah ada. terimakasih sudah membaca.





( sumber: https:// bagiselalu25. blogspot. com/2017/04/subhanallah-inilah-yang-terjadi-pada. html )