Raja Tega !!!...Anak Kandung Gugat Ibu Usia 83 tahun Rp.1,8 M

Kejadian nyaris sama dengan yang dirasakan nenek fatimah, masyarakat jalur kh hasyim asari, kenanga, cipondoh, kota tangerang, pada 2014 kemudian, terulang.


kali ini mengenai siti rokayah, 83, masyarakat jalur ciledug, no 196, desa kota kulon, kecamatan garut kota, kabupaten garut. siti rokayah, digugat secara perdata keseluruhan sebesar rp1, 8 miliyar oleh anak dan juga menantunya, yani suryani dan juga handoyo adianto, di majelis hukum negara (pn) garut. wanita lanjut umur yang disapa amih itu digugat karna dituding tidak melunasi utang.



eep rusdiana, 49, salah seseorang anak siti rokayah, berkata, kecewa dengan gugatan yang dicoba oleh kakak kandungnya, yani suryani terhadap bunda kandung mereka, siti rokayah. gugatan yang dicoba yani dan juga suaminya handoyo adianto terhadap siti rokayah, berawal dari perkara utang yang dirasakan oleh kerabat mereka di salah satu bank. “perlu aku luruskan. awal mulanya bunda aku tidak mempunyai utang.



permasalahan ini bermula kala asep ruhendi, kakak kandung aku, hadapi kredit macet di bank bri cabang garut dengan jatuh tempo pada 31 januari 2001 nilainya kurang lebih rp40 juta, ” kata eep di pn garut kemarin. setelah itu, ucap ia, handoyo adianto yang menggambarkan ipar asep ruhendi ataupun menantu dari siti rokayah, menawari dorongan pinjaman buat melunasi utang tersebut.



syaratnya merupakan tulisan hak kepunyaan (shm) tanah dan juga bangunan kepunyaan siti rokayah di kecamatan garut kota, kabupaten garut, dibaliknamakan atas nama handoyo adianto. “balik nama shm ini ditolak oleh keluarga. walaupun begitu, handoyo senantiasa menolong membayarkan utang kakak aku, asep ruhendi, tersebut. teknis pemberian pinjaman tidak secara rinci dituangkan dalam perjanjian yang cuma dikenal oleh bunda aku, kedua kakak aku, asep, dan juga yani.

baca pula : masya allah.. bila kamu masih memiliki hati nurani, mohon bantu bagikan! ! ! cerita nyata yang mengharukan, perempuan gendong suami yang lagi sakit ini, gerakkan hati ribuan netizen, begini ceritanya..




dengan di informasikan secara lisan, ialah sebesar 50 % dikasih secara transfer dan juga sisanya disetorkan langsung oleh yani, dengan tujuan supaya shm bunda aku dapat ditaruh yani bagaikan jaminan, ” ucap eep. dalam perkembangannya, lanjut eep, kakak iparnya itu (handoyo adianto) cuma mentransfer rp21, 5 juta, sedangkan sisanya tidak sempat dikasih. “yang melunasi sisanya masih dari keluarga kami. itu juga dicoba pada 6 mei 2004 ke bank bri sebesar rp22, 5 juta serupa yang tertera dalam ciri fakta setor ke bank.



jadi sesungguhnya utang kakak aku asep ruhendi ke handoyo itu cuma sebesar rp21, 5 juta setimpal nilai transfer, ” tutur ia. perkara utang tersebut, ungkap eep, pernah mereda dan juga tidak sempat dibahas sepanjang bertahun - tahun. sampai kesimpulannya, pada oktober 2016 kemudian, yani tiba dari jakarta ke garut membujuk siti rokayah buat menandatangani tulisan pengakuan berutang yang terbuat berbarengan suaminya.



“saya menghitung, (permasalahan ini) penuh rekayasa. mereka (yani dan juga handoyo) memforsir supaya bunda aku menandatangani tulisan pengakuan utang yang nilainya dalam tulisan itu sebesar rp41, 5 juta. sementara itu serupa dikenal, utang kakak aku (asep ruhendi) ke handoyo cuma setengahnya karna cuma menemukan transfer rp21, 5 juta. bagi tipe mereka, pinjaman sisanya telah dibayarkan secara tunai, sedangkan baik kakak (asep ruhendi) ataupun bunda aku (siti rokayah) sama sekali tidak sempat menerimanya, ” ungkap eep.

baca pula : cerita haru dibalik photo laki - laki yang pandangi anak - anaknya makan. jangan mewek ya baca cerita ini !



di luar pengetahuan keluarga, siti rokayah setelah itu menandatangani tulisan pengakuan berutang tersebut, tanpa mengerti akibat yang hendak terjalin. bagi eep, ibunya itu terpaksa mengaku mempunyai utang karna dibujuk oleh yani. “dari uraian bunda, ia terasa iba dan juga takut kepada yani. karena apabila tulisan pengakuan berutang itu tidak ditandatangani, yani hendak dicerai oleh suaminya (handoyo).



terlebih lagi aku dan juga seseorang kerabat yang lain wajib ikut menandatangani tulisan pengakuan berutang tertanggal 8 oktober 2016 itu bagaikan saksi mata. kami seluruh kesimpulannya menandatangani karna takut yani dicerai. tetapi baru - baru, kami baru ketahui bila hasrat membantu itu malah dimanfaatkan dengan terdapatnya gugatan ini, ” tandas ia. dalam tulisan berutang yang disiapkan yani dan juga handoyo, tertulis siti rokayah pada 6 februari 2001 telah berutang senilai 501, 5 gr emas murni dan juga telah melewati batasan waktu kewajiban pelunasan yang dijanjikan, ialah 2 tahun dari bertepatan pada pemberian utang.



nilai utang dikala itu merupakan rp40. 274. 904, yang disepakati setara dengan harga emas murni pada 2001 silam sebesar rp80. 200 per gr. “di majelis hukum ini, yani dan juga handoyo menuntut kerugian materil nilai emas seberat 501, 5 gr, yang dikonversikan dengan nilai dikala ini merupakan rp640. 352. 000 dan juga kerugian imateril sebesar rp1, 2 miliyar. sampai - sampai keseluruhan yang dituntut kurang lebih sebesar rp1, 8 miliyar, ” kata eep.


baca pula : luar biasa ! !. . . tidak memiliki duit, pemuda pekalongan naik haji jalur kaki, sudah berbulan - bulan belum sampai



kemarin, menggambarkan persidangan keenam gugatan perdata anak dan juga menatu terhadap bunda kandung di pn garut. tetapi proses sidang ditunda. persidangan dijadwalkan hendak berulang diselenggarakan pada kamis 30 maret 2017 dengan jadwal penyampaian fakta dari penggugat dan juga tergugat. “dengan persidangan hari ini, berarti sudah 6 kali persidangan. jadwal persidangan ketujuh minggu depan merupakan penyampaian fakta dari para pihak, penggugat dan juga tergugat, ” kata kuasa hukum tergugat, djohan djauhari.



jadwal persidangan keenam seorang diri merupakan penyampaian duplik dari tergugat atas replik yang di informasikan penggugat pada sidang kamis (16/3/2017) minggu kemudian. djohan menarangkan, sehabis replik dan juga duplik di informasikan ke hadapan majelis hakim, pihak penggugat dan juga tergugat diberi waktu buat mempersiapkan bukti - bukti buat jadwal persidangan selanjutnya. “sidang ditunda supaya para pihak mempersiapkan bukti - bukti buat jadwal minggu depan, ” ucap ia.



bagi djohan, jadwal sidang senantiasa sinambung walaupun pihak pn garut telah memediasi penggugat dan juga tergugat. “mediasi sudah dicoba, tetapi sudah berulang dilanjut sampai jadwal hari ini, ” tutur djohan. pada sidang penyampaian duplik dari tergugat, masing - masing pihak, ialah siti rokayah, 83, selaku tergugat dan juga yani suryani, anak siti rokayah, selaku penggugat, cuma diwakili oleh kuasa hukumnya. permasalahan sidang ini menyita atensi publik garut.



pusat pelayanan terpadu pemberdayaan wanita dan juga anak (p2tp2a) kabupaten garut mengantarkan atensi secara spesial dalam permasalahan ini. kepala bidang advokasi p2tp2a kabupaten garut nitta kusnia widjaja berkata gugatan yang dilayangkan anak dan juga suaminya (menantu) itu masuk dalam kekerasan terhadap lanjut umur (lanjut usia). atas dasar seperti itu, aktivis wanita, tercantum p2tp2a kabupaten garut, hendak mendampingi siti rokayah, selaku tergugat, dalam permasalahan tersebut.

baca pula : amazing. . . ! nyesel kalo tidak baca. wirda mansur buka rahasia trik gampang dan juga kilat menghafal (AL) qur’an. ribuan orang jadi terinspirasi




“kami menghitung gugatan yang dilayangkan anak kandung dan juga menantu itu menggambarkan wujud kekerasan terhadap lanjut usia. bersumber pada ketentuan dalam uu proteksi lanjut usia no 43 tahun 2004 pasal 60, kami hendak mendampingi bunda rokayah dalam tiap sidang, ” kata nitta. bagi ia, permasalahan utang piutang itu harusnya mampu dituntaskan secara kekeluargaan.



tetapi ia tidak habis pikir apabila anak dan juga menantunya melayangkan gugatan senilai rp1, 8 miliyar dari utang yang mulanya di dasar rp50 juta. “saya pikir para penggugat ini mau memahami apa yang dipunyai bunda rokayah. permasalahan ini membagikan pesan moral buat kita seluruh, hargailah bunda yang telah melahirkan kita, ” ucap ia.







( sumber : https:// inspirasi- 212. blogspot. com/2017/03/raja-tega-anak-kandung-gugat-ibu-usia-83tahun. html  )