Lalu Siapa Yang Menemanimu Di Hari Kiamat Kelak??

Kala kematian dan juga kelahiran tiba silih berganti. terdapat yang tiba, tentu terdapat yang berangkat. kemudian, bila kita wafat nanti, siapa yang hendak menemani kita nantinya?

kemudian, siapa yang hendak menemani kita di hari kiamat?

dari sa’id bin sulaim ra, rasulullah saw bersabda, “tiada penolong yang lebih utama derajatnya di sisi allah pada hari kiamat daripada al - qur’an. bukan nabi, bukan malaikat dan juga bukan pula yang yang lain. ” (abdul malik bin habib - syarah ihya).

“barangsiapa yang berpaling dari peringatan - ku (al - quran) , hingga menurutnya rezeki yang kecil. dan juga di hari kiamat ia hendak dihadirkan dalam kondisi buta. ” (qs thaha: 124) salah satu amalan yang kerap kita lupakan yakni membaca quran. sementara itu kita cuma butuh mengosongkan waktu satu ataupun 2 jam tiap harinya. tetapi apa yang kita jalani? haha hihi di media sosial, tutup buka tab online shopping, ataupun melamunkan banyak perihal. buat aktivitas serupa ini, kita tidak sempat kehilangan waktu. sebaliknya buat al - quran?

al - quran menggambarkan pedoman hidup yang muat perihal besar terlebih lagi sepele sekalipun. perdagangan? terdapat. ikatan sosial? terdapat. psikologis? kesehatan? seluruhnya terdapat dalam al - quran.
sponsored content
by mgid
this kinky mmo is every guys dream
league of angels

tetapi kenapa kita senantiasa meremehkannya? karna kita tidak memprioritaskannya, ingatlah perihal ini supaya tau betapa mulianya al - quran.
1. kenapa kita terasa susah mengosongkan waktu?

“dan begitu, hendak kami isi neraka jahannam banyak dari golongan jin dan juga manusia. mereka mempunyai hati, namun tidak dipergunakannya buat mengerti (ayat - ayat allah) dan juga mereka mempunyai mata, (namun) tidak dipergunakannya buat memandang (isyarat kekuasaan allah) , dan juga mereka memiliki kuping (namun) tidak dipergunakannya buat mencermati (ayat - ayat) allah. mereka serupa hewan ternak, terlebih lagi lebih sesat lagi. mereka seperti itu orang - orang yang lengah. ” (tulisan al - araaf: 179).
2. dahulukan urusan akhirat, hingga allah hendak memberimu bermacam - macam kecukupan dunia ataupun akhirat.

“telah mengkabarkan kepada kami (at - tirmidzi) ali bin khasyram, telah mengabarkan kepada kami (ali) isa bin yunus, dari imran bin zaidah bin nasyith dari ayahnya dari abi kholid al - walibiy, dari abu hurairah, dari nabi shallallahu’alaihi wassalam, dia bersabda: ‘sesungguhnya allah berfirman, ‘wahai anak adam, pakai waktumu cuma buat beribadah kepada - ku, tentu saya menjadikan dadamu penuh dengan kerasa kecukupan dan juga saya hendak menutup kefakiranmu. bila engkau tidak melaksanakannya, hingga saya hendak penuhi kedua tanganmu dengan banyak aktivitas dan juga saya tidak hendak menutup kefakiranmu. ” hadits shohih (hr. at - tirmidzi nomor. 2466, ibnu majah nomor. 4108, ahmad ii/358, dan juga al - hakim ii/443, dishohihkan oleh syaikh al - albani dalam shahih at - targhiib wat tarhiib nomor. 3166 dan juga silsilah ahaadits as - shohihah iii/346).
3. tidak terdapat yang ketahui batasan usia kita hingga kapan

“tiada seseorang juga yang mampu mengenali (dengan tentu) apa yg hendak diusahakannya esok. dan juga tiada seseorang juga yang mampu mengenali di bumi mana ia hendak mati. sebetulnya allah maha mengenali lagi maha kenali. ” ( qsluqman/31: 33 - 34).







(Sumber: http:// postshare. co. id/archives/63358#cb )