Ini Kata Imam Masjid di Gaza Setelah Menerima Bantuan Muslimin Indonesia

Lebih dari 10 tahun masyarakat gaza mengalaminya blokade dan juga terisolasi. bermacam zona kehidupan juga merasakan imbasnya. salah satunya zona ekonomi. kondisi ini diperparah dengan penutupan pintu perlintasan rafa, yang sepanjang ini, jadi salah satunya perlintasan masyarakat gaza buat masuk dan juga keluar gaza.

gaza, suatu daerah seluas 360 kilometer persegi dan juga ditempati oleh 1, 8 juta jiwa. perihal ini menjadikan gaza bagaikan daerah urban terpadat di dunia. perang dan juga blokade yang berkepanjangan, menjadikan penduduk gaza amat tergantung pada negara - negara donor, tercantum indonesia. perang dan juga blokade pula berakibat pada tidak tersedinya lapangan pekerjaan. tingginyanya angka pengangguran juga tidak terelakkan. tidak terkecuali para sarjana.

keterpurukan hidup terus membayangi masyarakat gaza baik dari sisi ekonomi, kesehatan, keamanan, politik, dan juga lain - lain. seluruh ini diperparah dengan dengan bermacam krisis pada bidang - bidang tersebut, salah satunya merupakan krisis listrik. krisis listrik di gaza tidak cuma dialami di rumah sakit, rumah masyarakat ataupun bangunan yang lain, tetapi masjid juga merasakan akibat krisis ini.

“jujur, banyak orang dan juga ngo yang tidak mengenali kalau kami lagi hadapi krisis olahan bakar. bagaikan takmir masjid, kami amat kesusahan dikala olahan bakar genset kami kosong. kami senantiasa memohon sumbangan kepada para jamaah masjid, spesialnya pada jumat, ” kata imam masjid quba di khan yunis, gaza selatan, palestina.

imam masjid quba kota di jabalia, gaza utara, pula mengatakan perihal seragam dikala berjumpa dengan abdillah onim. “afwan akhi, bila sudah ganggu antum. sebelumnya, kami ucapkan terima kasih atas dorongan solar berapa minggu sebelumnya. namjn, dikala ini , kami berulang alamiah krisis olahan bakar. sudah 10 hari azan di masjid quba tanpa memakai pengeras suara. hingga kami mohon, sekiranya terdapat dorongan, tolonglah alokasikan buat masjid berbentuk solar ya. ”

“insha allah hendak aku sampaikan kepada muslimin di indonesia, ” kata abdillah onim, dari suarapalestin. id.

tidak kurang dari 20 imam masjid di gaza yang teratur menanyakan dorongan solar buat masjid. “dengan demikian, kami selaku kantor berita suara palestina yang berpusat di jalan gaza berinisiatif melaksanakan penggalangan dana buat masjid dengan tema ‘hanya dengan rp30 ribu, kamu ikut menerangi masjid - masjid di gaza, ” katanya.

kampanye penggalangan dana juga dicoba mulai dini oktober 2016. proses disrtibusi solar ke tiap - tiap masjid di gaza pada 26 oktober 2016 dengan membeli solar 6. 500 liter dan juga bensin disalah satu spbu terbanyak di jalan gaza. proses distribusi memerlukan waktu sepanjang 16 hari dengan jarak masjid yang silih berjauhan. diawali dari gaza city, gaza utara, gaza tengah, gaza timur sampai gaza selatan.

takmir dan juga imam masjid amat berterima kasih atas dorongan solar dan juga bensin buat masjid - masjid diseluruh daerah gaza. “kami senantiasa pengurus dan juga imam masjid mengucapkan terima kasih banyak. jazakallahu khairan wa ahsanul jaza atas hadiah solar dan juga bensin ini. sebelumnya, kami kebimbangan karna genset di masjid tidak mempunyai solar”.

“beberapa hari kami mengkumandankan azan dengan tanpa memakai pengeras suara. atas dorongan dan juga hadiahnya buat rumah allah swt ini, mudah - mudahan allah swt tetap memberkahi antum seluruh kepada muslimin di indonesia, pemerintah indonesia, dan juga kami doakan mudah - mudahan indonesia jadi negeri yang sejahtera, damai atas keberkahan allah ta’la. sampaikan salam kami dari pengurus masjid dan juga imam masjid di gaza kepada umat muslim di indonesia, ” ucap imam masjid di gaza.






(sumber: republika. co. id)